Headline >>

Sudah Saatnya Lampu PJU Kota Kraksaan Pakai Lampu LED

KRAKSAAN - Sebuah media cetak memberitakan keberhasilan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo dalam mengurangi biaya listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) beberapa waktu lalu. Penghematan yang terus dilakukan BLH dikarenakan membengkaknya tagihan listrik PJU yang terpasang di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo.

Lampu penerangan jalan umum atau lebih disingkat dengan PJU lebih banyak terlihat di Kota Kraksaan. Tiang-tiang lampu tersebut menerangi sepanjang Jalan Raya Panglima Sudirman mulai dari depan Mapolres Probolinggo sampai wilayah Sumberlele di kawasan timur kota.

Rata-rata jenis lampu yang digunakan bertipe merkuri, ada yang memancarkan warna putih dan warna kuning. Lampu merkuri tersebut saat ini masih tidak tergolong sebagai lampu hemat energi. Satu buah bola lampu merkuri bisa memiliki voltase 400 watt, sementara di sepanjang jalan utama Kota Kraksaan terpasang 2 lampu per tiang.

Saat ini BLH Kabupaten Probolinggo melakukan pengurangan dengan memotong PJU liar tak berijin, termasuk di wilayah gang dan pedesaan. Namun, tindakan tersebut bisa dikatakan kurang efektif mengingat keberadaan lampu PJU memang sangat diperlukan dan memperlancar aktivitas masyarakat saat malam tiba.

Ada baiknya jika BLH Kabupaten Probolinggo mempertimbangkan solusi lain seperti menggunakan jenis lampu LED. Lampu jenis ini tergolong hemat energi dan menghasilkan cahaya yang cenderung lebih terang. Lampu LED saat ini sudah banyak dipergunakan di beberapa jalan protokol Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang. Bahkan, sebagian besar ruas tol Surabaya Porong juga telah diganti dengan lampu LED.

Solusi lain yang mungkin akan lebih baik disertai dengan penggunaan panel surya, sehingga tidak perlu lagi membayar biaya listrik kepada PLN. Harga serta biaya instalasi memang tergolong mahal, namun memberikan manfaat lebih dalam waktu panjang.

Keberhasilan BLH Kabupaten Probolinggo mengurangi tagihan biaya PJU patut diacungi jempol, namun bukan berarti membiarkan lampu-lampu yang mati tanpa perbaikan. Redaksi mencatat beberapa titik di sisi barat sebelum masuk kota dan lampu penerangan di keliling Stadion GMK. Akibat dari kerusakan lampu tersebut bisa menimbulkan masalah sosial masyarakat baru seperti dijadikan ajang mesum dan sebagainya. Beberapa lampu hias juga terlihat sudah mulai redup tanpa ada perbaikan, entah karena anggaran yang memang belum ada atau belum dianggarkan karena saat ini Pemkab Probolinggo masih berkonsentrasi memindahkan gedung pemerintahan ke Kota Kraksaan dengan biaya yang tidak sedikit. (/fik)

5:16 PM | Posted in , | Read More »

Kraksaan Raih Adipura 2013

JAKARTA-Sebuah prestasi membanggakan di bidang lingkungan hidup kembali dipersembahkan bagi masyarakat Kota Kraksaan. Tahun ini, Kraksaan berhasil mempertahankan piala adipura. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya akan menyerahkan secara langsung kepada masing-masing kepala daerah siang ini (10/6) di Istana Negara Jakarta. 

Keberhasilan Kota Kraksaan mempertahankan adipura tahun ini tidak luput dari kerjasama semua kalangan mulai dari Badan Lingkungan Hidup sampai masyarakat kota Kraksaan yang telah berusaha menjaga kebersihan dan keindahan kota. 


Piala Adipura Kencana tahun 2013 diberikan kepada Kota Surabaya dan Kota Tangerang untuk kategori kota metropolitan, sementara Kota Malang, Bontang, Balikpapan, dan Tulungagung menjadi peraih Adipura Kencana untuk kategori kota besar. Sedangkan untuk kategori kota kecil, adipura kencana diberikan kepada Kota Lamongan. Dengan demikian Provinsi Jawa Timur menjadi daerah terbanyak peraih adipura kencana, namun DKI Jakarta ditetapkan sebagai daerah SLHD terbaik nasional dalam ajang kebersihan ini. 


Namun, keberhasilan mempertahankan piala adipura kali ini perlu diperhatikan kembali, mengingat posisi Kota Kraksaan yang mewakili Kabupaten Probolinggo merosot dibandingkan tahun lalu. Posisi ini terpaut sangat jauh dengan ibukota kabupaten lain seperti Wlingi, Situbondo, dan Lumajang. Berikut ini daftar penerima Piala Adipura 2013 selengkapnya : 



Daftar kota penerima Piala Adipura Kencana 2013

Kota Surabaya
Kota Tangerang
Kota Malang
Kota Balikpapan
Kabupaten Tulungagung
Kota Bontang
Kabupaten Lamongan

Daftar kota yang menerima Piala Adipura untuk pertama kalinya:
1. Kota Makassar
2. Kota Batam
3. Kabupaten Banyuwangi
4. Kota Pematang Siantar
5. Kota Mojokerto
6. Kota Jambi
7. Kota Jayapura
8. Kota Binjai
9. Kota Mataram
10. Kabupaten Sleman
11. Kabupaten Semarang
12. Kota Ambon
13. Kabupaten Pasaman
14. Kabupaten Lampung Barat
15. Kabupaten Kuningan
16. Kabupaten Siak
17. Kabupaten Cirebon
18. Kabupaten Panajam Paser Utara
19. Kota Pariaman
20. Kabupaten Majalengka
21. Kabupaten Kepahiang
22. Kabupaten Bangka Barat
23. Kota Banjar
24. Kabupaten Batang
25. Kabupaten Maros
26. Kabupaten Kolaka Utara
27. Kabupaten Kepulauan Sangihe
28. Kabupaten Pohuwato
29. Kabupaten Bangka
30. Kota Tomohon
31. Kabupaten Selayar
32. Kabupaten Enrekang
33. Kabupaten Pesisir Selatan

Daftar kota yang mempertahankan atau menerima kembali Piala Adipura untuk Tahun 2013:
1. Kota Medan
2. Kota Palembang
3. Kota Semarang
4. Kota Jakarta Timur
5. Kota Jakarta Selatan
6. Kota Jakarta Pusat
7. Kota Manado
8. Kota Yogyakarta
9. Kota Pekanbaru
10. Kabupaten Jombang
11. Kota Madiun
12. Kota Banda Aceh
13. Kota Probolinggo
14. Kabupaten Jepara
15. Kota Magelang
16. Kota Kediri
17. Kabupaten Lumajang
18. Kabupaten Lahat
19. Kota Kendari
20. Kota Payakumbuh
21. Kota Metro
22. Kabupaten Gresik
23. Kota Pasuruan
24. Kota Sukabumi
25. Kota Lubuk Linggau
26. Kota Blitar
27. Kota Bitung
28. Kota Pekalongan
29. Kota Tarakan
30. Kota Pare – Pare
31. Kabupaten Sidoarjo
32. Kota Pangkal Pinang
33. Kota Tanjung Pinang
34. Kabupaten Kudus
35. Kota Cimahi
36. Kota Ternate
37. Kabupaten Tuban
38. Kabupaten Pati
39. Kabupaten Karangasem
40. Kabupaten Temanggung
41. Kabupaten Badung
42. Kabupaten Madiun
43. Kabupaten Sumenep
44. Kabupaten Nganjuk
45. Kabupaten Muara Enim
46. Kabupaten Rembang
47. Kabupaten Mojokerto
48. Kabupaten Ogan Komering Ilir
49. Kabupaten Sampang
50. Kabupaten Kediri
51. Kabupaten Pamekasan
52. Kabupaten Grobogan
53. Kabupaten Magetan
54. Kabupaten Sarolangun
55. Kabupaten Ponorogo
56. Kabupaten Bojonegoro
57. Kabupaten Situbondo
58. Kabupaten Blitar
59. Kabupaten Pangkajene Kepulauan
60. Kabupaten Purbalingga
61. Kota Pagar Alam
62. Kabupaten Malang
63. Kabupaten Deli Serdang
64. Kabupaten Wonosobo
65. Kota Tanjung Balai
66. Kabupaten Bengkalis
67. Kabupaten Pinrang
68. Kabupaten Pacitan
69. Kabupaten Luwu Timur
70. Kabupaten Kolaka
71. Kabupaten Langkat
72. Kabupaten Gorontalo
73. Kabupaten Lampung Selatan
74. Kabupaten Ngawi
75. Kota Sibolga
76. Kabupaten Tegal
77. Kabupaten Probolinggo
78. Kabupaten Tabanan
79. Kabupaten OKU Timur
80. Kota Padang Panjang
81. Kabupaten Kota Waringin Barat
82. Kabupaten Sukabumi
83. Kabupaten Karang Anyar
84. Kabupaten Tulang Bawang
85. Kabupaten Donggala
86. Kabupaten Banjar
87. Kabupaten Pasuruan
88. Kota Prabumulih
89. Kabupaten Sragen
90. Kabupaten Gianyar
91. Kota Solok
92. Kabupaten Bantaeng
93. Kabupaten Kota Waringin Timur
94. Kabupaten Musi Banyu Asin
95. Kabupaten Kepulauan Sula
96. Kabupaten Ciamis
97. Kabupaten Minahasa Utara
98. Kabupaten Trenggalek
99. Kabupaten Boyolali
100.Kabupaten Indramayu
101.Kabupaten Bangkalan
102.Kabupaten Barru
103.Kabupaten Soppeng
104.Kabupaten Wonogiri
105.Kabupaten Tidore Kepulauan
106.Kota Kotamobagu
107.Kabupaten Wajo
108.Kabupaten Bondowoso
109.Kabupaten Bulukumba
sumber:bb
Semoga prestasi membanggakan ini tidak hanya menjadi simbol dan euforia berlebihan, namun akan menjadi sebuah kebiasaan bagi masyarakat Kota Kraksaan untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan mengubah pola lingkungan hidup sesuai dengan tema hari lingkungan hidup sedunia kali ini. (/taufik).

2:10 PM | Posted in , | Read More »

UMK Kabupaten Probolinggo 2013 Ditetapkan Rp. 1.198.600


SURABAYA-Gubernur Jatim akhirnya menetapkan besaran UMK untuk wilayah Jawa Timur pada Sabtu, 24 November 2012. Besaran UMK untuk Kabupaten Probolinggo 2013 ditetapkan sebesar Rp. 1.198.600. Besaran tersebut jauh diatas usulan dari Pemkab Probolinggo sebesar Rp.1.013.500.

Penetapan UMK 2013 yang dituangkan dalam Peraturan Gubernur No.72 Tahun 2012 tersebut juga menyebutkan besaran UMK 33 daerah di Jawa Timur. Posisi teratas diduduki Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik sebesar Rp. 1.740.000, disusul Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Pasuruan sebesar Rp. 1.720.000. Kabupaten Mojokerto berada di urutan ketiga dengan besar UMK mencapai Rp.1.700.000. 

Kabupaten Probolinggo masuk dalam ring 3 dengan menempati urutan ke-10 dari 33 kabupaten/kota di Jawa Timur. Masyarakat Kabupaten Probolinggo patut bersyukur karena selisih UMK antara Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo cukup jauh yaitu senilai Rp.98.500. Selisih tersebut diharapkan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan warga yang bekerja di Kabupaten Probolinggo. 

Sebelumnya, massa buruh menduduki kantor gubernur Jatim karena tidak sabar menunggu Pakde Karwo, sebutan akrab Soekarwo, agar menetapkan besaran UMK 2013. Pengunjuk rasa lantas menyerbu kantor Dispenda Jawa Timur di Jalan Manyar Kertoarjo, menyusul Pakde Karwo yang sedang menggelar rapat penetapan.
Namun, buruh gagal menemui Pakde Karwo, mereka hanya menemukan mobil dinas yang terparkir di halaman depan kantor dan menyanderanya. Berikut adalah daftar besaran UMK 2013 untuk wilayah Jawa timur : 
1. UMK Kota Surabaya Rp 1.740.000
2. UMK Kabupaten Gresik Rp 1.740.000
3. UMK Kabupaten Pasuruan Rp 1.720.000
4. UMK Kabupaten Sidoarjo Rp 1.720.000
5. UMK Kabupaten Mojokerto Rp 1.700.000
6. UMK Kabupaten Malang Rp 1.343.700
7. UMK Kota Malang Rp 1.340.300
8. UMK Kota Batu Rp 1.268.000
9. UMK Kabupaten Jombang Rp 1.200.000
10. UMK Kabupaten Probolinggo Rp 1.198.600
11. UMK Kota Pasuruan Rp 1.195.800
12. 
UMK Kabupaten Tuban Rp 1.144.400
13. 
UMK Kota Kediri Rp 1.128.400
14. 
UMK Kabupaten Sampang Rp 1.104.600
15. 
UMK Kota Probolinggo Rp 1.103.200
16. 
UMK Kabupaten Jember Rp 1.091.950
17. 
UMK Kabupaten Kediri Rp 1.089.950
18. UMK Kabupaten Banyuwangi Rp 1.086.400
19. 
UMK Kabupaten Lamongan Rp 1.075.700
20. 
UMK Kabupaten Pamekasan Rp 1.059.600
21. UMK Kabupaten Situbondo Rp 1.048.000
22. UMK Kota Mojokerto Rp 1.040.000
23. UMK Kabupaten Bojonegoro Rp 1.029.500
24. UMK Kabupaten Lumajang Rp 1.011.950
25. UMK Kabupaten Tulungagung Rp 1.007.900
26. UMK Kabupaten Bangkalan Rp 983.800
27. UMK Kabupaten Sumenep Rp 965.000
28. UMK Kabupaten Madiun Rp 960.750
29. UMK Kabupaten Nganjuk Rp 960.200
30. UMK Kota Madiun Rp 953.000
31. UMK 
Kabupaten Blitar Rp 946.850
32. UMK Kabupaten Bondowoso Rp 946.000
33. 
UMK Kota Blitar Rp 924.000
34. 
UMK Kabupaten Ponorogo Rp 924.000
35. 
UMK Kabupaten Trenggalek Rp 903.900
36. 
UMK Kabupaten Ngawi Rp 900.000
37. 
UMK Kabupaten Pacitan Rp 887.250
38. 
UMK Kabupaten Magetan Rp 866.250

11:33 PM | Posted in | Read More »

UMK Kabupaten Probolinggo 2013 Diusulkan Naik 14,07%

KRAKSAAN-UMK Kabupaten Probolinggo tahun 2013 diusulkan naik 14,07% yaitu sebesar Rp. 125.000. Usulan UMK Kabupaten Probolinggo tahun 2013 dinilai sudah sesuai dengan kondisi harga kebutuhan pokok dan taraf kesejahteraan buruh di wilayah Kabupaten Probolinggo. Usulan kenaikan UMK Kabupaten Probolinggo telah diajukan kepada Gubernur Jawa Timur guna mendapatkan persetujuan dan pengesahan.

Kenaikan UMK tersebut masih lebih tinggi dibandingkan dengan usulan UMK di wilayah Kota Probolinggo. UMK Kabupaten Probolinggo diusulkan sebesar Rp. 1.013.500, sedangkan UMK Kota Probolinggo sebesar Rp. 1.010.500. Pemkab Probolinggo berharap para buruh dan pengusaha dapat menerima keputusan tersebut dengan menjalankan peraturannya setelah disahkan Gubernur Jawa Timur karena penentuan niai UMK sudah melewati survei dan pengkajian. Tahun lalu, selisih UMK antara Kota dan Kabupaten Probolinggo terpaut Rp.500, hal tersebut terjadi karena survei harga kebutuhan pokok berdasarkan survei tidak terlalu berbeda bahkan relatif sama.

Iklim investasi di Kabupaten Probolinggo yang mulai berkembang juga mempengaruhi besaran kenaikan UMK. Beberapa investor baru sudah mulai membuka pabriknya di wilayah yang terkenal dengan mangga dan anggur ini. Perkembangan tersbut dapat dilihat dengan berdirinya pabrik rokok baru di wilayah Kota Kraksaan dan pabrik minuman di Gending.

Namun, perbedaan UMK akan sangat terasa bagi pekerja yang berada di wilayah perbatasan seperti Tongas. UMK Kabupaten Pasuruan yang mencapai Rp. 1.552.650 diharapkan tidak menimbulkan kesenjangan sosial di wilayah Kabupaten Probolinggo, karena penentuan UMK sudah memiliki kelompok wilayah masing-masing. (fik)

10:46 AM | Posted in | Read More »

Bupati Jember Usulkan Pemekaran Jawa Timur

Bupati Jember MZA Djalal mewacanakan pembentukan provinsi baru di Jawa Timur. Pemekaran provinsi itu meliputi kabupaten yang berada di kawasan tapal kuda.

Wacana pemekaran Provisi Jawa Timur ini dikemukakan Djalal dalam sidang paripurna pengesahan 4 Perda di Gedung DPRD Jember, Rabu (31/10/2012).

Wacana Djalal itu dikemukakan menanggapi kritik dari Fraksi Partai Demokrat yang meminta Pemkab Jember untuk melakukan sharing pengetahuan dengan kabupaten tetangga, dalam membangun Jember.

"Kalau kita memang punya keberanian, jangan tanggung. Kita bentuk Provinsi Jawa Timur bagian timur. Why Not (kenapa tidak, red)? Terserah nanti apa namanya, apakah provinsi Tawang Alun, Provinsi Blambangan, atau Provinsi Pendalungan," kata Djalal, langsung disambut aplaus peserta sidang.

Menurut Djalal, Provinsi Jawa Timur sekarang ini terlalu gemuk. Penduduk Jawa Timur sendiri sudah mencapai 40 juta jiwa. "Jadi bukan sesuatu yang salah jika ada wacana proninsi baru di Jawa Timur. Ayo, saya siap untuk diajak diskusi masalah ini," lanjutnya.

Djalal menegaskan, wacana pembentukan provinsi baru bukan untuk menimbulkan polemik. Beberapa bulan yang lalu, lanjut Djalal, di Kalimantan ada pembentukan provinsi baru, yakni Kalimantan Utara. "Jadi tidak ada yang salah jika di Jawa Timur dibentuk provinsi baru," tambahnya.

Ditemui wartawan usai sidang paripurna, Djalal mengaku ide pembentukan provinsi baru dimaksudkan agar roda pembangunan di kawasan tapalkuda bisa lebih cepat. Djalal mencontohkan pemekaran Provinsi Jawa Barat. 

"Ketika ada pemekaran di sana dan ada Provinsi Banten, keduanya bisa sama-sama maju," katanya.

Yang diperlukan, sambung Djalal, adalah kearifan dari pemerintah pusat maupun pemerintah Jawa Timur sendiri. "Kemajuan yang kita persepsikan, bukan kemajuan wilayah, tapi kemajuan masyarakat," tandasnya.

Mengenai infrastruktur, Djalal menilai akan berkembang seiringan. "Bahkan mungkin akan berjalan lebih cepat, lebih running well. Yang tepenting kan masih di wilayah NKRI," katanya.

Wilayah provinsi baru yang diusulkan Djalal, meliputi Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi. "Itu minimalnya ya. Untuk ibukota provinsinya terserah, apakah di Probolinggo, apakah di Banyuwangi, silakan tidak ada persoalan," pungkasnya.


Sumber: detik.com

10:35 PM | Posted in | Read More »

Penumpang Terlantar di Terminal Bayuangga

PROBOLINGGO-Arus balik libur panjang Hari Raya Idul Adha membawa lonjakan penumpang yang terlantar di Terminal Bayuangga, Probolinggo. Para calon penumpang yang rata-rata berasal dari Kraksaan, Paiton, dan Probolinggo terpaksa bersabar menunggu kedatangan bus antar kota masuk ke terminal. Bahkan, para calon penumpang tersebut tidak lagi menunggu bus di ruang tunggu, melainkan mengejar setiap bus yang ada di lapangan parkir terminal.

Lonjakan penumpang yang terpantau pada Minggu sore (28/10) didominasi oleh mahasiswa dan pekerja luar kota, selebihnya masyarakat yang membawa keluarga merayakan Idul Adha di kampung halaman. Maklum saja, wilayah Probolinggo, Pasuruan sampai Banyuwangi sebagian besar berasal dari suku Madura yang mempunyai tradisi wajib pulang kampung seperti tradisi "toron" di Madura. Lonjakan penumpang semakin terlihat membludak dengan barang bawaan penumpang itu sendiri.

Bus antar kota tujuan Surabaya masih terlihat lebih sering mengangkut penumpang, meskipun kondisi di dalam bus sebenarnya harus berdesakan dengan penumpang dari terminal sebelumnya. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan calon penumpang untuk masuk ke dalam bus agar secepatnya terangkut ke Surabaya.

Lain halnya dengan bus tujuan Surabaya, bus antar kota tujuan Malang sama sekali belum terlihat sejak pukul 14.00 WIB. Hal tersebut diserukan salah satu calon penumpang yang menunggu bus jurusan kota pendidikan tersebut sejak siang. "Dari jam satu tadi sudah ndak keliatan bis ke Malang sama sekali mas, kalaupun ada sudah penuh dari Jember", ujar Wiwied, calon penumpang dari Probolinggo. Padahal ada 2-3 bus dengan papan bertuliskan Malang yang parkir di dalam Terminal Bayuangga.

Kekecewaan calon penumpang baru terobati saat adzan Maghrib tiba, beberapa bus tujuan Malang mulai merapat di peron kedatangan. Praktis calon penumpang bus yang sudah terlalu lama menunggu langsung berebut untuk masuk ke dalam bus. "Ndak papa mas meskipun berdesakan, yang penting balik ke Malang secepatnya wis", ujar salah seorang laki-laki yang terpaksa berdiri karena tidak kebagian tempat duduk.

Entah apakah kejadian terlantarnya calon penumpang karena lonjakan setelah libur panjang atau memang armada bus sedang tidak mengangkut penumpang alias libur, jelasnya kekecewaan dan letihnya penumpang harus menjadi pertimbangan pihak otoritas terminal dalam menyediakan dan mengatur lalu lintas bus. (fik)

8:52 PM | Posted in , | Read More »

Pembangunan Gedung Pemkab Probolinggo Dikebut

KRAKSAAN - Pembangunan gedung Pemkab Probolinggo yang ada di selatan alun-alun Kraksaan terus dikebut. Gedung yang rencananya terdiri dari 3 bagian yaitu gedung sayap barat, sayap timur dan gedung utama tersebut ditarget selesai dalam kurun waktu tiga tahun. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Bupati Probolinggo, Drs. H. Hasan Aminuddin, pada pidatonya di Masjid Agung Ar-Raudlah. 

Progress pembangunannya juga tergolong cepat. Sampai saat ini gedung sayap barat sudah kokoh berdiri. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa (16/10) gedung sayap barat terdiri atas 3-4 lantai, namun jika melihat rencananya gedung sayap hanya terdiri tiga lantai saja.

Selain sayap barat, proses pembangunan juga terlihat di bagian pojok timur. Namun, belum diketahui apakah gedung tersebut merupakan bangunan sayap timur atau bangunan pendukung lainnya. Sebab, pada saat pemancangan tiang pertama kali yang dihadiri Wagub Jatim, Gus Ipul, pihak Kejaksaan Negeri Kraksaan juga siap menghibahkan lahan yang berada persis di sebelah timur ex. Polsek Kraksaan.

Gedung Pemkab Probolinggo yang baru memiliki anggaran 30 milyar rupiah dari total 70 milyar sebagai dana khusus pemindahan pusat pemerintahan ke Kraksaan. Anggaran besar tersebut diperoleh dari APBD dan dibantu dengan APBN dari pemerintah pusat. Selayaknya gedung ini akan menjadi ikon kota Kraksaan yang sudah berkembang menjadi ibukota kabupaten. (fik)

7:49 PM | Posted in | Read More »

Gedung Baru Pemkab Probolinggo ditarget 3 Tahun

KRAKSAAN- Gedung baru Pemkab Probolinggo ditarget 3 tahun penyelesaiannya. Pernyataan yang dilontarkan Bupati Probolinggo, H. Hasan Aminuddin, M. Si, saat sambutan sholat idul fitri di Masjid Agung Ar-Raudlah, Kraksaan pertengahan Agustus lalu. Pembangunan gedung Pemkab Probolinggo yang menelan biaya Rp. 30 Milyar tersebut telah dilakukan semenjak Mei 2012.

Kurun waktu pertama pembangunan gedung akan dikonsentrasikan pada bagian sayap kiri dan kanan. Masing-masing gedung sayap akan terdiri atas tiga lantai. Proses pembangunannya pun sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan dengan selesainya bangunan sayap barat. Sampai Agustus kemarin gedung sayap barat tersebut tinggal melakukan topping off. 

Selanjutnya, proses pembangunan markas besar Kabupaten Probolinggo dikonsentrasikan pada gedung sayap timur. Pada tahapan ini dilakukan pembongkaran gedung bekas Mapolsek Kraksaan beserta asrama kepolisian. Perlu diketahui bahwa Mapolsek Kraksaan saat ini sudah menempati gedung baru di timur Pengadilan Negeri Kraksaan.

Gedung utama Pemkab Probolinggo akan menjadi tahap akhir pembangunan. Gedung berlantai lima berada di bagian tengah. Posisinya juga diperkirakan sejajar dengan pintu tengah alun-alun Kraksaan. Kemungkinan besar gedung utama akan dijadikan kantor Bupati dan ruang pertemuan seperti gedung lama yang berada di Dringu.

Harapan besar masyarakat Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo guna mendapatkan pelayanan yang lebih baik menjadi tanggung jawab petinggi daerah yang akan menempati gedung ini dan bukan hanya menjadi simbol atau gong perpindahan pusat pemerintahan ke kota Kraksaan. (fik)

7:37 PM | Posted in | Read More »

Kraksaan Raih Adipura 2012

JAKARTA-Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2012 tanggal 5 Juni 2012 menjadi kado istimewa bagi warga Kota Kraksaan karena Kraksaan raih Adipura 2012 untuk kategori kota kecil terbersih. Presiden SBY menyerahkan langsung Piala Adipura ini kepada Bupati Probolinggo, H. Hasan Aminuddin, di Istana Merdeka Jakarta, Selasa 5 Juni 2012.

Rasa syukur kehadirat Allah SWT dipanjatkan seluruh komponen warga dan Pemkab Probolinggo, bahkan di situs resmi Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga dipasang banner ucapan tersebut. Adipura 2012 ini tergolong lebih membanggakan karena tim penilai tidak hanya dari pusat dan Jawa Timur, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Prestasi di bidang lingkungan hidup yang meliputi kebersihan, keindahan, dan kesejukan kota ini sempat terlepas tahun lalu karena faktor penilaian yang ditingkatkan. Namun, kegagalan pada tahun 2011 tersebut tidak menyurutkan semangat BLH Kabupaten Probolinggo dan warga Kraksaan untuk dapat meraih kembali tahun selanjutnya. Pemkab Probolinggo melalui BLH terus berusaha untuk menyejukkan kota Kraksaan dengan menanam pohon sono di sepanjang trotoar serta membangun rumah bibit di areal taman gelora merdeka. Sepanjang median jalan raya, BLH juga menambah pot-pot bunga untuk memperindah pemandangan kota serta menjaga kebersihannya dengan menggerakkan pasukan kuning (pasukan kebersihan) tiap pagi, siang, dan sore.

Faktor lain yang memberikan nilai tambah yaitu pedagang kaki lima yang sudah tertata penempatannya. Meskipun menempati area alun-alun Kraksaan, para pedagang tersebut dapat menjaga kebersihan selama dan setelah berjualan. Pengaturan PKL ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Pemkab Probolinggo karena belum tentu di daerah lain mau menerima dan mengerti maksud relokasi dan pemindahan area. Walaupun kekurangan masih saja nampak pada saat penilaian, tidak mengherankan jika Kraksaan raih adipura 2012 menjadi hal yang patut dibanggakan.

Dengan diraihnya kembali adipura 2012 ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh elemen di Kabupaten Probolinggo terutama di wilayah ibukota Kraksaan untuk terus menjaga kebersihan dan bukan hanya simbol saat penilaian saja. Demikian pula dengan BLH yang menangani kebersihan dan keindahan kota untuk terus berupaya memberikan terobosan menanggulangi sampah serta kreatifitas memperindah kota dengan menambah taman kota. (taufik)

Foto : probolinggokab.go.id

11:48 AM | Posted in , | Read More »

Belajar dari Kisah Joko Doel


Sedikit berbagi cerita dan sejarah bagi warga ibukota kabupaten, disini kita dapat memetik pelajaran dalam mengarungi kehidupan dimana semangat yang kuat serta tekad bulat untuk meraih sebuah keinginan. Pelajaran lainnya adalah menjauh dari rasa putus asa walaupun rintangan dan cobaan datang bertubi-tubi.Aplikasi dalam kehidupan diharapkan bisa dilakukan dengan belajar dari kisah Joko Doel yang merupakan cerita rakyat Kabupaten Probolinggo. Berikut cerita selengkapnya.

Joko Doel adalah seorang Patih Probolinggo, dimana pada masa itu di daerah Kraksaan jabatan patih sedang tidak ada. Oleh karena itu, ia kemudian diutus ke Kraksaan untuk menjadi Patih Kraksaan.

Joko Doel kurang percaya diri dengan jabatan barunya itu. Ia teringat akan cerita R.T.A Nitinegoro yang pernah nyepi di makam Kyai Joyolelono dengan tujuan mendapatkan restu dari Kyai Joyolelono. Joko Doel mempunyai niat yang sama yang pernah dilakukan oleh almarhum R.T.A Nitinegoro.

Dengan rasa hormat seorang ahli nujum pada saat itu sempat mengatakan kepada Joko Doel bahwa acara nyepi yang akan dilakukan sangat berat karena ada berbagai rintangan yang akan menghadang usahanya. Mendengar perkataan itu, Joko Doel sempat merasa tidak mampu untuk menghadapi semua rintangan.

Ahli nujum meyakinkan hati Joko Doel dengan menjawab bahwa satu hal yang yang akan membuat usahanya berhasil yaitu niat dan keberanian Joko Doel untuk melakukan nyepi. Akhirnya, Joko Doel merasa yakin dengan niatnya setelah mendengar pendapat ahli nujum. Dia juga mendapatkan tuntunan ritual yang harus dijalani.

Esok harinya, Joko Doel berangkat untuk melakukan nyepi. Acara nyepi dilakukan pada malam hari dengan duduk bersila dan tidak diperbolehkan makan dan minum dalam beberapa hari. Rintangan mulai datang pada malam ketiga, angin yang semula bertiup pelan tiba-tiba menjadi kuat sampai tubuh Joko Doel hampir terseret. Namun, Joko Doel tetap bertahan dengan keteguhan dan konsentrasi penuh sampai akhirnya angin kencang itu tidak dirasakannya lagi.

Rintangan kedua adalah semut. Tiba-tiba ribuan semut datang menghampiri tubuh Joko Doel, entah darimana datangnya semut-semut itu hingga merayapi seluruh tubuhnya. Bahkan semut-semut itu merayap hingga ke wajah Joko Doel dan tak jarang ribuan semut itu menggigit. Joko Doel kembali berkonsentrasi dengan sekuat tenaga agar bisa tetap bertahan hingga semut-semut tersebut hilang secara perlahan.

Rintangan selanjutnya adalah puluhan ular yang tiba-tiba datang dan melilitkan tubuhnya ke badan Joko Doel. Setelah itu, cobaan berupa suara yang menggelegar dan menakutkan terdengar hingga tujuh kali. Namun, Joko Doel tetap bertahan dengan nyepinya.

Tak lama, tanah pekuburan Kyai Joyolelono menghilang secara tiba-tiba. Dari posisi makam tersebut muncul sebuah istana megah. Bayangan Kyai Joyolelono tampak keluar dari istana tersebut dan mendekati Joko Doel.

Kyai Joyolelono menanyakan maksud kedatangan Joko Doel ke tempatnya. Joko Doel pun menjawab bahwa dia ingin mendapatkan restu untuk menjadi Patih Kraksaan. Restu dari Kyai Joyolelono diharapkan dapat membantu Joko Doel dalam menjalankan tugas dengan baik dan selamat.

Bayangan Kyai Joyolelono tampak mengangguk-anggukkan kepala pertanda bahwa mengerti maksud dan tujuan kedatangan Joko Doel. Kyai Joyolelono kemudian mengulurkan tangannya dan memberikan sebuah keris kepada Joko Doel seraya memberikan restu dan berkata bahwa hanya sebuah keris yang dapat diberikan. Beliau juga berpesan untuk menggunakan keris itu sebaik mungkin. Setelah itu, bayangan Kyai Joyolelono menghilang dan perlahan istana megah kembali berubah menjadi pekuburan.

Keris dari Kyai Joyolelono diberi nama keris Preparing yang artinya keris pemberian. Joko Doel sangat disegani rakyat Kadipaten Kraksaan dengan menangkap banyak penjahat berkat keampuhan keris tersebut. Joko Doel tetap menjaga keris itu untuk digunakan sebaik-baiknya sesuai pesan dari Kyai Joyolelono.

Tradisi ini masih tetap dilakukan sampai sekarang. Setiap Bupati yang akan menjabat di wilayah Kraksaan (Kabupaten Probolinggo) melakukan sekar dan berdoa, hanya saja proses nyekar saat ini bukan nyepi seperti yang dilakukan oleh Joko Doel. Kesimpulan dari cerita tersebut adalah semangat dan pantang menyerah. Semoga kita sebagai warga Kraksaan dapat belajar dari kisah Joko Doel untuk kuat bertahan menjalani kehidupan dengan berdoa dan berusaha sekuat mungkin.

8:32 PM | Posted in , | Read More »

SDN Patokan 1 Direlokasi ke Sidomukti


KRAKSAAN-Seperti tiada henti, semangat Pemkab Probolinggo untuk menjadikan Kraksaan sebagai ibukota kabupaten yang sebenarnya terus berlanjut. Sesuai rencana yang pernah dilontarkan Bupati Probolinggo bahwa nanti akan dibuat komplek pendidikan di jl. Imam Bonjol. Rencana tersebut sedikit demi sedikit terbukti, saat ini SDN Patokan 1 direlokasi ke Sidomukti.

Komplek pendidikan yang terdiri dari beberapa sekolah mulai dari PAUD sampai SMK ini berdiri di atas eks tanah bengkok. SDN Patokan 1 dipilih untuk menempati bangunan yang berada di belakang SMA 1 Kraksaan.

Proses pemindahannya pun telah dilakukan secara bertahap semenjak seminggu yang lalu, bahkan beberapa kelas terpaksa belajar di atas karpet untuk sementara waktu karena bangku dan kursi telah dipindahkan ke gedung baru di Sidomukti.

Pada bangunan lama yang terletak di Jl. Panglima Sudirman, Kraksaan sudah dilakukan beberapa renovasi di bagian gerbang dan atap depan. Rencananya gedung SDN Patokan 1 yang lama akan ditempati kantor Dinas Pendidikan yang saat ini masih berada di kota Probolinggo (taufik)

7:15 PM | Posted in , | Read More »

Penyerahan Foto Kraksaan Tempo Dulu

KRAKSAAN - Sebuah kebanggaan saat penguasa seorang Taufik Ahmad dapat menyerahkan secara simbolis koleksi foto Kraksaan tempo dulu kepada Bupati Probolinggo. Acara yang dihelat tanggal 14 Juli 2011 yang lalu tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi serta pembukaan festival UMKM di GIC Kraksaan.

Penyerahan foto Kraksaan tempo dulu sebanyak 51 lembar tersebut diambil dalam kurun waktu 1885-1947. Foto-foto tersebut sebetulnya sedang dicari oleh Dinas Arsip Kabupaten Probolinggo, mengingat foto-foto tersebut hanya ada di sebuah perpustkaan di Leiden University dan Royal Institute.


Semoga penyerahan foto-foto tersebut dapat bermanfaat bagi generasi selanjutnya, sehingga semua sejarah Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo.

6:31 PM | Posted in , | Read More »

Gedung Pemkab Probolinggo Segera Dibangun

KRAKSAAN - Sesuai catatan dari tim Lintas Departemen saat peninjauan Kota Kraksaan menyebutkan bahwa gedung pemkab (Sekreatariat Daerah) harus berada di dalam Ibukota Kabupaten Probolinggo. Pernyataan tersebut muncul saat tim meninjau Kota Kraksaan sebelum disahkan menjadi ibukota kabupaten.

Sebagai tindak lanjut pernyataan tersebut, pihak Pemkab Probolinggo secara bertahap telah memindahkan dinas dan kantor pemerintahan ke Kota Kraksaan. Sebelumnya, Pemkab Probolinggo telah memindahkan Satpol PP, Bromo FM, Polres, dan gedung DPRD. Langkah tersebut sebagai bukti keseriusan Pemkab Probolinggo guna menjadikan Kraksaan sebagai Ibukota yang sebenarnya.

Namun, tugas yang teramat berat adalah memindahkan kantor Sekreatariat Daearah sebagai markas besar Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Gedung yang selama ini bertengger di Kecamatan Dringu sudah direncanakan untuk pindah ke Kraksaan, namun masih terhalang karena kebutuhan dana yang cukup menguras APBD. Oleh sebab itu, perencanaan yang matang sangat diperlukan termasuk design, tata ruang, dan pengelolaannya. Sebagai persiapan sekaligus sosialisasi awal, Jum’at (4/3) kemarin digelar pemaparan grand design pembangunan gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo bertempat di ruang pertemuan Tengger.

Seperti dilangsir dari website resmi Pemkab Probolinggo, sambutan pengantar Bupati Hasan menegaskan pembangunan gedung Sekretariat Daerah di Kota Kraksaan merupakan puncak sekaligus jawaban untuk seluruh rakyat Kabupaten Probolinggo terkait ditetapkannya Kota Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo.

”Kita telah berikhtiar bagaimana seluruh kantor pemerintahan secara bertahap bisa pindah ke Kota Kraksaan, dan puncaknya adalah kepindahan kompleks Sekretariat Daerah ke Ibukota Kabupaten Probolinggo”, jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, pemaparan tersebut juga sebagai sosialisasi agar ada kesamaan persepsi dan mengantisipasi terjadinya su’uzhan terkait pemanfaatan gedung bekas Sekeratriat Daerah di Dringu nantinya.

Sesuai rencana yang terbaru bahwasannya gedung ini akan dibangun diatas lahan milik Pemkab Probolinggo, tepatnya di selatan alun-alun Kraksaan yang saat ini masih ditempati pertokoan, Polsek Kraksaan, Puskesmas Kraksaan dan TK Bhayangkari. Relokasi Polsek Kraksaan sudah disetujui nantinya berada di barat Stadion Gelora Merdeka berdampingan dengan PN Kraksaan, sedangkan TK Bhayangkari masih direncanakan dipindah ke Lokasi Perpustakaan Daerah.

Dalam pemaparan tersebut terungkap gedung baru sekretariat rencananya terdiri dari tiga bagian utama yaitu gedung utama lima lantai, gedung sayap barat tiga lantai dan gedung sayap timur tiga lantai. Menurut konsultan dari Surabaya, gedung baru itu akan dibangun diatas tanah seluas 17.897 meter persegi dengan anggaran Rp. 70 milyar.

Namun, sangat disayangkan jika pembangunan gedung baru ini membongkar bangunan tua sisa Hindia Belanda yang dulu menjadi rumah bagi petinggi Residente Kraksaan (Kabupaten Kraksaan) kala itu. Sebetulnya, gedung tersebut dapat direnovasi sebagai bangunan utama dan menambah bangunan di belakang dan samping. Jika demikian, gedung pemerintahan ini tidak akan kalah dengan Balai Kota Malang atau Gedung Grahadi di Surabaya yang mempertahankan bangunan lama sebagai bangunan inti.

Usai pemaparan Bupati Hasan memperkirakan peletakan batu pertama gedung baru tersebut sudah dapat dilakukan tahun 2012 yang akan datang. Diperkirakan dalam jangka waktu satu tahun berikutnya, gedung baru Sekretariat daerah dapat diselesaikan pembangunannya.(taufik)

9:27 PM | Posted in , | Read More »

Kraksaan dan "Si Angga" Bagaimana Kabarnya


KRAKSAAN - Sudah hampir setengah tahun "Si Angga", logo Kota Kraksaan, ditetapkan oleh Pemkab Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan UMKM. Logo buah mangga dan anggur tersebut diperoleh dalam lomba design logo/maskot Kota Kraksaan dalam mewujudkan kota ini sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo.

Dari pantauan redaksi, tidak banyak masyarakat yang mengenal logo ini dengan alasan yang cukup beragam. Beberapa masyarakat mengatakan bahwa logo tersebut belum pernah muncul di tengah kota. Seharusnya, pihak terkait memasang beberapa patung atau gambar di pusat keramaian sehingga masyarakat tahu.

"Lah wong ndak ada gambarnya sama sekali mas, bok ya dibuat tugu seperti di Malang itu biar orang-orang tahu", ujar Amang, warga yang dihubungi redaksi via telepon.

Selain sosialisasi yang kurang, ada pesan masuk yang masuk ke facebook yang menuliskan bahwa logo tersebut kurang memuaskan dan meminta agar masyarakat diikutsertakan dalam pemilihannya.

Bagaimanapun, Pemkab Probolinggo telah menetapkan logo untuk Ibukota Kabupaten ini dengan harapan memperkenalkan Kota Kraksaan ke seluruh Indonesia.

10:49 PM | Posted in , | Read More »

Blog Archive

Seputar Kraksaan

Seputar Probolinggo

Jelajah Kota