Headline >>

Sudah Saatnya Lampu PJU Kota Kraksaan Pakai Lampu LED

KRAKSAAN - Sebuah media cetak memberitakan keberhasilan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo dalam mengurangi biaya listrik untuk penerangan jalan umum (PJU) beberapa waktu lalu. Penghematan yang terus dilakukan BLH dikarenakan membengkaknya tagihan listrik PJU yang terpasang di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo.

Lampu penerangan jalan umum atau lebih disingkat dengan PJU lebih banyak terlihat di Kota Kraksaan. Tiang-tiang lampu tersebut menerangi sepanjang Jalan Raya Panglima Sudirman mulai dari depan Mapolres Probolinggo sampai wilayah Sumberlele di kawasan timur kota.

Rata-rata jenis lampu yang digunakan bertipe merkuri, ada yang memancarkan warna putih dan warna kuning. Lampu merkuri tersebut saat ini masih tidak tergolong sebagai lampu hemat energi. Satu buah bola lampu merkuri bisa memiliki voltase 400 watt, sementara di sepanjang jalan utama Kota Kraksaan terpasang 2 lampu per tiang.

Saat ini BLH Kabupaten Probolinggo melakukan pengurangan dengan memotong PJU liar tak berijin, termasuk di wilayah gang dan pedesaan. Namun, tindakan tersebut bisa dikatakan kurang efektif mengingat keberadaan lampu PJU memang sangat diperlukan dan memperlancar aktivitas masyarakat saat malam tiba.

Ada baiknya jika BLH Kabupaten Probolinggo mempertimbangkan solusi lain seperti menggunakan jenis lampu LED. Lampu jenis ini tergolong hemat energi dan menghasilkan cahaya yang cenderung lebih terang. Lampu LED saat ini sudah banyak dipergunakan di beberapa jalan protokol Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang. Bahkan, sebagian besar ruas tol Surabaya Porong juga telah diganti dengan lampu LED.

Solusi lain yang mungkin akan lebih baik disertai dengan penggunaan panel surya, sehingga tidak perlu lagi membayar biaya listrik kepada PLN. Harga serta biaya instalasi memang tergolong mahal, namun memberikan manfaat lebih dalam waktu panjang.

Keberhasilan BLH Kabupaten Probolinggo mengurangi tagihan biaya PJU patut diacungi jempol, namun bukan berarti membiarkan lampu-lampu yang mati tanpa perbaikan. Redaksi mencatat beberapa titik di sisi barat sebelum masuk kota dan lampu penerangan di keliling Stadion GMK. Akibat dari kerusakan lampu tersebut bisa menimbulkan masalah sosial masyarakat baru seperti dijadikan ajang mesum dan sebagainya. Beberapa lampu hias juga terlihat sudah mulai redup tanpa ada perbaikan, entah karena anggaran yang memang belum ada atau belum dianggarkan karena saat ini Pemkab Probolinggo masih berkonsentrasi memindahkan gedung pemerintahan ke Kota Kraksaan dengan biaya yang tidak sedikit. (/fik)

5:16 PM | Posted in , | Read More »

Kraksaan Raih Adipura 2013

JAKARTA-Sebuah prestasi membanggakan di bidang lingkungan hidup kembali dipersembahkan bagi masyarakat Kota Kraksaan. Tahun ini, Kraksaan berhasil mempertahankan piala adipura. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono rencananya akan menyerahkan secara langsung kepada masing-masing kepala daerah siang ini (10/6) di Istana Negara Jakarta. 

Keberhasilan Kota Kraksaan mempertahankan adipura tahun ini tidak luput dari kerjasama semua kalangan mulai dari Badan Lingkungan Hidup sampai masyarakat kota Kraksaan yang telah berusaha menjaga kebersihan dan keindahan kota. 


Piala Adipura Kencana tahun 2013 diberikan kepada Kota Surabaya dan Kota Tangerang untuk kategori kota metropolitan, sementara Kota Malang, Bontang, Balikpapan, dan Tulungagung menjadi peraih Adipura Kencana untuk kategori kota besar. Sedangkan untuk kategori kota kecil, adipura kencana diberikan kepada Kota Lamongan. Dengan demikian Provinsi Jawa Timur menjadi daerah terbanyak peraih adipura kencana, namun DKI Jakarta ditetapkan sebagai daerah SLHD terbaik nasional dalam ajang kebersihan ini. 


Namun, keberhasilan mempertahankan piala adipura kali ini perlu diperhatikan kembali, mengingat posisi Kota Kraksaan yang mewakili Kabupaten Probolinggo merosot dibandingkan tahun lalu. Posisi ini terpaut sangat jauh dengan ibukota kabupaten lain seperti Wlingi, Situbondo, dan Lumajang. Berikut ini daftar penerima Piala Adipura 2013 selengkapnya : 



Daftar kota penerima Piala Adipura Kencana 2013

Kota Surabaya
Kota Tangerang
Kota Malang
Kota Balikpapan
Kabupaten Tulungagung
Kota Bontang
Kabupaten Lamongan

Daftar kota yang menerima Piala Adipura untuk pertama kalinya:
1. Kota Makassar
2. Kota Batam
3. Kabupaten Banyuwangi
4. Kota Pematang Siantar
5. Kota Mojokerto
6. Kota Jambi
7. Kota Jayapura
8. Kota Binjai
9. Kota Mataram
10. Kabupaten Sleman
11. Kabupaten Semarang
12. Kota Ambon
13. Kabupaten Pasaman
14. Kabupaten Lampung Barat
15. Kabupaten Kuningan
16. Kabupaten Siak
17. Kabupaten Cirebon
18. Kabupaten Panajam Paser Utara
19. Kota Pariaman
20. Kabupaten Majalengka
21. Kabupaten Kepahiang
22. Kabupaten Bangka Barat
23. Kota Banjar
24. Kabupaten Batang
25. Kabupaten Maros
26. Kabupaten Kolaka Utara
27. Kabupaten Kepulauan Sangihe
28. Kabupaten Pohuwato
29. Kabupaten Bangka
30. Kota Tomohon
31. Kabupaten Selayar
32. Kabupaten Enrekang
33. Kabupaten Pesisir Selatan

Daftar kota yang mempertahankan atau menerima kembali Piala Adipura untuk Tahun 2013:
1. Kota Medan
2. Kota Palembang
3. Kota Semarang
4. Kota Jakarta Timur
5. Kota Jakarta Selatan
6. Kota Jakarta Pusat
7. Kota Manado
8. Kota Yogyakarta
9. Kota Pekanbaru
10. Kabupaten Jombang
11. Kota Madiun
12. Kota Banda Aceh
13. Kota Probolinggo
14. Kabupaten Jepara
15. Kota Magelang
16. Kota Kediri
17. Kabupaten Lumajang
18. Kabupaten Lahat
19. Kota Kendari
20. Kota Payakumbuh
21. Kota Metro
22. Kabupaten Gresik
23. Kota Pasuruan
24. Kota Sukabumi
25. Kota Lubuk Linggau
26. Kota Blitar
27. Kota Bitung
28. Kota Pekalongan
29. Kota Tarakan
30. Kota Pare – Pare
31. Kabupaten Sidoarjo
32. Kota Pangkal Pinang
33. Kota Tanjung Pinang
34. Kabupaten Kudus
35. Kota Cimahi
36. Kota Ternate
37. Kabupaten Tuban
38. Kabupaten Pati
39. Kabupaten Karangasem
40. Kabupaten Temanggung
41. Kabupaten Badung
42. Kabupaten Madiun
43. Kabupaten Sumenep
44. Kabupaten Nganjuk
45. Kabupaten Muara Enim
46. Kabupaten Rembang
47. Kabupaten Mojokerto
48. Kabupaten Ogan Komering Ilir
49. Kabupaten Sampang
50. Kabupaten Kediri
51. Kabupaten Pamekasan
52. Kabupaten Grobogan
53. Kabupaten Magetan
54. Kabupaten Sarolangun
55. Kabupaten Ponorogo
56. Kabupaten Bojonegoro
57. Kabupaten Situbondo
58. Kabupaten Blitar
59. Kabupaten Pangkajene Kepulauan
60. Kabupaten Purbalingga
61. Kota Pagar Alam
62. Kabupaten Malang
63. Kabupaten Deli Serdang
64. Kabupaten Wonosobo
65. Kota Tanjung Balai
66. Kabupaten Bengkalis
67. Kabupaten Pinrang
68. Kabupaten Pacitan
69. Kabupaten Luwu Timur
70. Kabupaten Kolaka
71. Kabupaten Langkat
72. Kabupaten Gorontalo
73. Kabupaten Lampung Selatan
74. Kabupaten Ngawi
75. Kota Sibolga
76. Kabupaten Tegal
77. Kabupaten Probolinggo
78. Kabupaten Tabanan
79. Kabupaten OKU Timur
80. Kota Padang Panjang
81. Kabupaten Kota Waringin Barat
82. Kabupaten Sukabumi
83. Kabupaten Karang Anyar
84. Kabupaten Tulang Bawang
85. Kabupaten Donggala
86. Kabupaten Banjar
87. Kabupaten Pasuruan
88. Kota Prabumulih
89. Kabupaten Sragen
90. Kabupaten Gianyar
91. Kota Solok
92. Kabupaten Bantaeng
93. Kabupaten Kota Waringin Timur
94. Kabupaten Musi Banyu Asin
95. Kabupaten Kepulauan Sula
96. Kabupaten Ciamis
97. Kabupaten Minahasa Utara
98. Kabupaten Trenggalek
99. Kabupaten Boyolali
100.Kabupaten Indramayu
101.Kabupaten Bangkalan
102.Kabupaten Barru
103.Kabupaten Soppeng
104.Kabupaten Wonogiri
105.Kabupaten Tidore Kepulauan
106.Kota Kotamobagu
107.Kabupaten Wajo
108.Kabupaten Bondowoso
109.Kabupaten Bulukumba
sumber:bb
Semoga prestasi membanggakan ini tidak hanya menjadi simbol dan euforia berlebihan, namun akan menjadi sebuah kebiasaan bagi masyarakat Kota Kraksaan untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan mengubah pola lingkungan hidup sesuai dengan tema hari lingkungan hidup sedunia kali ini. (/taufik).

2:10 PM | Posted in , | Read More »

Demi Adipura, Kolam Teratai GMK Dibersihkan

KRAKSAAN-Menjelang penilaian Adipura tahun 2012-2013, BLH Kabupaten Probolinggo mulai membenahi titik-titik penilaian yang kurang pada penilaian tahun sebelumnya. Demi mempertahankan adipura yang menjadi kebanggaan warga Kota Kraksaan, kolam teratai yang berada di bagian depan komplek stadion GMK dibersihkan.

Kolam yang berukuran kurang lebih 15x8 meter tersebut sebelumnya dipenuhi dengan tanaman teratai hingga menutupi permukaan air kolam. Namun, perawatan dan pengawasan yang kurang, tanaman liar seperti kangkung dan rumput juga ikut tumbuh. Pemandangan tak sedap terlihat karena bunga teratai yang mekar kehilangan keindahan hanya karena tumbuhan liar.

Meskipun Piala Adipura 2012 kemarin berhasil dipertahankan, namun peringkat Kota Kraksaan yang mewakili Kabupaten Probolinggo merosot tajam. Pada tahun 2019 kota ini berhasil menduduki posisi 8, sedangkan tahun 2010 jatuh di posisi 38. Kekurangan point penilaian terdapat pada kebersihan pasar, kondisi stadion GMK, dan kerindangan jalan.

Kolam teratai GMK pun kini berubah menjadi kolam air biasa, seluruh tanaman yang ada di permukaan kolam termasuk bunga teratai dibersihkan. Belum diketahui rencana BLH Kabupaten Probolinggo setelah kolam ini dibersihkan.Sebelumnya, BLH juga merombak pagar hutan kota sisi timur guna merelokasi PKL yang ada di depan air mancur GMK. Yang pasti, masyarakat Kota Kraksaan berharap Adipura tidak lepas lagi seperti tahun 2011. (fik)

12:20 AM | Posted in | Read More »

Kraksaan Siapkan Penilaian Adipura

Kraksaan siapkan penilaian adipura 2012-2013 yang rencananya akan berlangsung antara bulan Oktober dan November. Penilaian adipura tahap pertama ini menjadi tahapan penting agar bisa bertahan sampai penilaian terakhir. Jika pada penilaian pertama nanti Kabupaten Probolinggo yang diwakili oleh Kota Kraksaan mendapat point yang memuaskan, maka pada tahap selanjutnya hanya tinggal mempertahankan dan memperbaiki titik-titik yang dapat menambah nilai.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Probolinggo sebagai badan yang bertanggung jawab mempersiapkan penilaian telah melakukan beberapa langkah. Salah satunya yaitu memindahkan pedagang kaki lima yang tidak tepat penempatannya. Ada sekitar lima PKL di depan Stadion Gelora Merdeka (SGM) yang dipindahkan ke areal hutan kota. Lima PKL tersebut dinilai dapat mengurangi penilaian karena berada tepat di depan air mancur dan taman masuk SGM.

Selain penertiban PKL di kawasan SGM, pihak Kecamatan Kraksaan kembali menggerakkan warga ibukota kabupaten untuk melaksanakan bersih-bersih di lingkungan masing-masing. Bagaimanapun juga partisipasi warga dalam menjaga kebersihan harus diprioritaskan, sehingga tanpa adanya penilaian adipura pun kota Kraksaan akan senantiasa bersih.

Proses penataan perlu juga dilakukan di areal alun-alun Kraksaan. Tenda-tenda para pedagang kaki lima di sisi selatan alun-alun cukup memprihatinkan serta tidak seragam. Bahkan, banyak pera pedagang yang menambah bagiannya dengan terop-terop kecil seadanya. Berbeda dengan lokasi Semarak (sentra makanan rakyat) yang berada di bagian timur alun-alun, kondisinya lebih tertib dan tertata.

Perlu diketahui bahwa kota Kraksaan berhasil meraih Adipura 2012 setelah sempat terlepas pada tahun 2011 lalu.Peringkatnya pun sangat menurun drastis dan tidak lagi masuk sepuluh besar untuk kategori kota kecil terbersih. (fik)

foto : jawapos.com (radar bromo)

12:34 PM | Posted in | Read More »

SMPN 1 Kraksaan Menempati Gedung Baru

SMPN 1 Kraksaan menempati gedung baru di komplek sekolah satu atap yang terletak di Jl. Imam Bonjol, Sidomukti, Kraksaan. Penempatan gedung baru ini dilakukan pada bulan Juli 2012 yang lalu dan menjadi sekolah terakhir yang dipindahkan ke area sekolah satu lokasi.

SMPN 1 Kraksaan menempati gedung bagian timur, persis di belakang SMA 1 Kraksaan. Gedung berwarna biru ini sepintas terlihat lebih kecil dibandingkan gedung lama karena posisinya membujur lebih panjang sedangkan pada gedung lama cenderung berbentuk persegi. Ruangan yang disediakan juga disesuaikan dengan gedung lama termasuk laboraturium dan perpustakaan.

Selain SMPN 1 Kraksaan, sebelumnya sudah dipindahkan SD N Patokan 1 dan TK/Paud yang berada di sebelah barat. Akses menuju gedung baru SMPN 1 Kraksaan menjadi satu dengan jalan akses masuk ke sekolah yang lain yang menempati satu lokasi. Jalan beraspal dibangun dengan mengorbankan lapangan basket milik SMA 1 Kraksaan.

Rencana pembentukan sekolah satu lokasi yang dicetuskan Bupati Probolinggo kini telah selesai setelah SMPN 1 Kraksaan menempati gedung baru. Hanya tinggal penambahan prasarana tambahan yang akan mempercantik sekolah satu komplek ini. Diharapkan nantinya kualitas pendidikan meningkat seiring dengan penempatan gedung baru sekolah-sekolah tersebut.



8:25 PM | Posted in | Read More »

Kraksaan Raih Adipura 2012

JAKARTA-Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2012 tanggal 5 Juni 2012 menjadi kado istimewa bagi warga Kota Kraksaan karena Kraksaan raih Adipura 2012 untuk kategori kota kecil terbersih. Presiden SBY menyerahkan langsung Piala Adipura ini kepada Bupati Probolinggo, H. Hasan Aminuddin, di Istana Merdeka Jakarta, Selasa 5 Juni 2012.

Rasa syukur kehadirat Allah SWT dipanjatkan seluruh komponen warga dan Pemkab Probolinggo, bahkan di situs resmi Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga dipasang banner ucapan tersebut. Adipura 2012 ini tergolong lebih membanggakan karena tim penilai tidak hanya dari pusat dan Jawa Timur, melainkan dari berbagai daerah di Indonesia.

Prestasi di bidang lingkungan hidup yang meliputi kebersihan, keindahan, dan kesejukan kota ini sempat terlepas tahun lalu karena faktor penilaian yang ditingkatkan. Namun, kegagalan pada tahun 2011 tersebut tidak menyurutkan semangat BLH Kabupaten Probolinggo dan warga Kraksaan untuk dapat meraih kembali tahun selanjutnya. Pemkab Probolinggo melalui BLH terus berusaha untuk menyejukkan kota Kraksaan dengan menanam pohon sono di sepanjang trotoar serta membangun rumah bibit di areal taman gelora merdeka. Sepanjang median jalan raya, BLH juga menambah pot-pot bunga untuk memperindah pemandangan kota serta menjaga kebersihannya dengan menggerakkan pasukan kuning (pasukan kebersihan) tiap pagi, siang, dan sore.

Faktor lain yang memberikan nilai tambah yaitu pedagang kaki lima yang sudah tertata penempatannya. Meskipun menempati area alun-alun Kraksaan, para pedagang tersebut dapat menjaga kebersihan selama dan setelah berjualan. Pengaturan PKL ini menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Pemkab Probolinggo karena belum tentu di daerah lain mau menerima dan mengerti maksud relokasi dan pemindahan area. Walaupun kekurangan masih saja nampak pada saat penilaian, tidak mengherankan jika Kraksaan raih adipura 2012 menjadi hal yang patut dibanggakan.

Dengan diraihnya kembali adipura 2012 ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh elemen di Kabupaten Probolinggo terutama di wilayah ibukota Kraksaan untuk terus menjaga kebersihan dan bukan hanya simbol saat penilaian saja. Demikian pula dengan BLH yang menangani kebersihan dan keindahan kota untuk terus berupaya memberikan terobosan menanggulangi sampah serta kreatifitas memperindah kota dengan menambah taman kota. (taufik)

Foto : probolinggokab.go.id

11:48 AM | Posted in , | Read More »

Belajar dari Kisah Joko Doel


Sedikit berbagi cerita dan sejarah bagi warga ibukota kabupaten, disini kita dapat memetik pelajaran dalam mengarungi kehidupan dimana semangat yang kuat serta tekad bulat untuk meraih sebuah keinginan. Pelajaran lainnya adalah menjauh dari rasa putus asa walaupun rintangan dan cobaan datang bertubi-tubi.Aplikasi dalam kehidupan diharapkan bisa dilakukan dengan belajar dari kisah Joko Doel yang merupakan cerita rakyat Kabupaten Probolinggo. Berikut cerita selengkapnya.

Joko Doel adalah seorang Patih Probolinggo, dimana pada masa itu di daerah Kraksaan jabatan patih sedang tidak ada. Oleh karena itu, ia kemudian diutus ke Kraksaan untuk menjadi Patih Kraksaan.

Joko Doel kurang percaya diri dengan jabatan barunya itu. Ia teringat akan cerita R.T.A Nitinegoro yang pernah nyepi di makam Kyai Joyolelono dengan tujuan mendapatkan restu dari Kyai Joyolelono. Joko Doel mempunyai niat yang sama yang pernah dilakukan oleh almarhum R.T.A Nitinegoro.

Dengan rasa hormat seorang ahli nujum pada saat itu sempat mengatakan kepada Joko Doel bahwa acara nyepi yang akan dilakukan sangat berat karena ada berbagai rintangan yang akan menghadang usahanya. Mendengar perkataan itu, Joko Doel sempat merasa tidak mampu untuk menghadapi semua rintangan.

Ahli nujum meyakinkan hati Joko Doel dengan menjawab bahwa satu hal yang yang akan membuat usahanya berhasil yaitu niat dan keberanian Joko Doel untuk melakukan nyepi. Akhirnya, Joko Doel merasa yakin dengan niatnya setelah mendengar pendapat ahli nujum. Dia juga mendapatkan tuntunan ritual yang harus dijalani.

Esok harinya, Joko Doel berangkat untuk melakukan nyepi. Acara nyepi dilakukan pada malam hari dengan duduk bersila dan tidak diperbolehkan makan dan minum dalam beberapa hari. Rintangan mulai datang pada malam ketiga, angin yang semula bertiup pelan tiba-tiba menjadi kuat sampai tubuh Joko Doel hampir terseret. Namun, Joko Doel tetap bertahan dengan keteguhan dan konsentrasi penuh sampai akhirnya angin kencang itu tidak dirasakannya lagi.

Rintangan kedua adalah semut. Tiba-tiba ribuan semut datang menghampiri tubuh Joko Doel, entah darimana datangnya semut-semut itu hingga merayapi seluruh tubuhnya. Bahkan semut-semut itu merayap hingga ke wajah Joko Doel dan tak jarang ribuan semut itu menggigit. Joko Doel kembali berkonsentrasi dengan sekuat tenaga agar bisa tetap bertahan hingga semut-semut tersebut hilang secara perlahan.

Rintangan selanjutnya adalah puluhan ular yang tiba-tiba datang dan melilitkan tubuhnya ke badan Joko Doel. Setelah itu, cobaan berupa suara yang menggelegar dan menakutkan terdengar hingga tujuh kali. Namun, Joko Doel tetap bertahan dengan nyepinya.

Tak lama, tanah pekuburan Kyai Joyolelono menghilang secara tiba-tiba. Dari posisi makam tersebut muncul sebuah istana megah. Bayangan Kyai Joyolelono tampak keluar dari istana tersebut dan mendekati Joko Doel.

Kyai Joyolelono menanyakan maksud kedatangan Joko Doel ke tempatnya. Joko Doel pun menjawab bahwa dia ingin mendapatkan restu untuk menjadi Patih Kraksaan. Restu dari Kyai Joyolelono diharapkan dapat membantu Joko Doel dalam menjalankan tugas dengan baik dan selamat.

Bayangan Kyai Joyolelono tampak mengangguk-anggukkan kepala pertanda bahwa mengerti maksud dan tujuan kedatangan Joko Doel. Kyai Joyolelono kemudian mengulurkan tangannya dan memberikan sebuah keris kepada Joko Doel seraya memberikan restu dan berkata bahwa hanya sebuah keris yang dapat diberikan. Beliau juga berpesan untuk menggunakan keris itu sebaik mungkin. Setelah itu, bayangan Kyai Joyolelono menghilang dan perlahan istana megah kembali berubah menjadi pekuburan.

Keris dari Kyai Joyolelono diberi nama keris Preparing yang artinya keris pemberian. Joko Doel sangat disegani rakyat Kadipaten Kraksaan dengan menangkap banyak penjahat berkat keampuhan keris tersebut. Joko Doel tetap menjaga keris itu untuk digunakan sebaik-baiknya sesuai pesan dari Kyai Joyolelono.

Tradisi ini masih tetap dilakukan sampai sekarang. Setiap Bupati yang akan menjabat di wilayah Kraksaan (Kabupaten Probolinggo) melakukan sekar dan berdoa, hanya saja proses nyekar saat ini bukan nyepi seperti yang dilakukan oleh Joko Doel. Kesimpulan dari cerita tersebut adalah semangat dan pantang menyerah. Semoga kita sebagai warga Kraksaan dapat belajar dari kisah Joko Doel untuk kuat bertahan menjalani kehidupan dengan berdoa dan berusaha sekuat mungkin.

8:32 PM | Posted in , | Read More »

SDN Patokan 1 Direlokasi ke Sidomukti


KRAKSAAN-Seperti tiada henti, semangat Pemkab Probolinggo untuk menjadikan Kraksaan sebagai ibukota kabupaten yang sebenarnya terus berlanjut. Sesuai rencana yang pernah dilontarkan Bupati Probolinggo bahwa nanti akan dibuat komplek pendidikan di jl. Imam Bonjol. Rencana tersebut sedikit demi sedikit terbukti, saat ini SDN Patokan 1 direlokasi ke Sidomukti.

Komplek pendidikan yang terdiri dari beberapa sekolah mulai dari PAUD sampai SMK ini berdiri di atas eks tanah bengkok. SDN Patokan 1 dipilih untuk menempati bangunan yang berada di belakang SMA 1 Kraksaan.

Proses pemindahannya pun telah dilakukan secara bertahap semenjak seminggu yang lalu, bahkan beberapa kelas terpaksa belajar di atas karpet untuk sementara waktu karena bangku dan kursi telah dipindahkan ke gedung baru di Sidomukti.

Pada bangunan lama yang terletak di Jl. Panglima Sudirman, Kraksaan sudah dilakukan beberapa renovasi di bagian gerbang dan atap depan. Rencananya gedung SDN Patokan 1 yang lama akan ditempati kantor Dinas Pendidikan yang saat ini masih berada di kota Probolinggo (taufik)

7:15 PM | Posted in , | Read More »

Rp70 Miliar untuk Kantor Baru Pemkab Probolinggo

KRAKSAAN – Setelah menetapkan ibukota Kabupaten Probolinggo di Kraksaan,Pemkab Probolinggo secara bertahap akan memindahkan kantor sekretariat. Pembangunan kantor baru senilai Rp70 miliar ini rencananya dimulai pada tahun anggaran 2012 mendatang.

Menurut Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin, kantor baru ini berada di atas tanah aset yang kini ditempati Polsek Kraksaan, asrama polisi dan Taman Kanak-kanak. Untuk itu,telah ada kesepakatan bersama tentang pembangunan kantor baru Polsek Kraksaan. Bangunan TK akan menempati gedung perpustakaan. Sementara perpustakaan akan dipindahkan di BLK Kelurahan Sidomukti.

Sementara asrama polisi akan dibangun di Asembakor. ”Kami sudah ada MoU, kesepakatan untuk melaksanakan pembangunan relokasi kantor polsek,asrama dan TK,” kata Hasan Aminuddin. Dikatakan, pembangunan pondasi kantor baru ini direncanakan menggunakan anggaran APBD 2012 mendatang.Selain menggunakan anggaran APBD Kabupaten Probolinggo juga akan mendapat sokongan dari APBD Propinsi Jatim.

”Pembangunan kantor baru ini diperkirakan mencapai Rp70 miliar.Anggaran ini akan dibebankan selama lima tahun berjalan,” tandas Bupati Hasan Aminuddin. Bekas kantor sekretariat pemkab yang berada di Kecamatan Dringu,lanjut Hasan,tetap akan dimanfaatkan sebagai aset daerah.Salah satunya adalah untuk kegiatan pendidikan setingkat perguruan tinggi.

Source

12:57 PM | Posted in | Read More »

Penyerahan Foto Kraksaan Tempo Dulu

KRAKSAAN - Sebuah kebanggaan saat penguasa seorang Taufik Ahmad dapat menyerahkan secara simbolis koleksi foto Kraksaan tempo dulu kepada Bupati Probolinggo. Acara yang dihelat tanggal 14 Juli 2011 yang lalu tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi serta pembukaan festival UMKM di GIC Kraksaan.

Penyerahan foto Kraksaan tempo dulu sebanyak 51 lembar tersebut diambil dalam kurun waktu 1885-1947. Foto-foto tersebut sebetulnya sedang dicari oleh Dinas Arsip Kabupaten Probolinggo, mengingat foto-foto tersebut hanya ada di sebuah perpustkaan di Leiden University dan Royal Institute.


Semoga penyerahan foto-foto tersebut dapat bermanfaat bagi generasi selanjutnya, sehingga semua sejarah Kraksaan dan Kabupaten Probolinggo.

6:31 PM | Posted in , | Read More »

Gedung Pemkab Probolinggo Segera Dibangun

KRAKSAAN - Sesuai catatan dari tim Lintas Departemen saat peninjauan Kota Kraksaan menyebutkan bahwa gedung pemkab (Sekreatariat Daerah) harus berada di dalam Ibukota Kabupaten Probolinggo. Pernyataan tersebut muncul saat tim meninjau Kota Kraksaan sebelum disahkan menjadi ibukota kabupaten.

Sebagai tindak lanjut pernyataan tersebut, pihak Pemkab Probolinggo secara bertahap telah memindahkan dinas dan kantor pemerintahan ke Kota Kraksaan. Sebelumnya, Pemkab Probolinggo telah memindahkan Satpol PP, Bromo FM, Polres, dan gedung DPRD. Langkah tersebut sebagai bukti keseriusan Pemkab Probolinggo guna menjadikan Kraksaan sebagai Ibukota yang sebenarnya.

Namun, tugas yang teramat berat adalah memindahkan kantor Sekreatariat Daearah sebagai markas besar Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Gedung yang selama ini bertengger di Kecamatan Dringu sudah direncanakan untuk pindah ke Kraksaan, namun masih terhalang karena kebutuhan dana yang cukup menguras APBD. Oleh sebab itu, perencanaan yang matang sangat diperlukan termasuk design, tata ruang, dan pengelolaannya. Sebagai persiapan sekaligus sosialisasi awal, Jum’at (4/3) kemarin digelar pemaparan grand design pembangunan gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Probolinggo bertempat di ruang pertemuan Tengger.

Seperti dilangsir dari website resmi Pemkab Probolinggo, sambutan pengantar Bupati Hasan menegaskan pembangunan gedung Sekretariat Daerah di Kota Kraksaan merupakan puncak sekaligus jawaban untuk seluruh rakyat Kabupaten Probolinggo terkait ditetapkannya Kota Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo.

”Kita telah berikhtiar bagaimana seluruh kantor pemerintahan secara bertahap bisa pindah ke Kota Kraksaan, dan puncaknya adalah kepindahan kompleks Sekretariat Daerah ke Ibukota Kabupaten Probolinggo”, jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Probolinggo ini menjelaskan, pemaparan tersebut juga sebagai sosialisasi agar ada kesamaan persepsi dan mengantisipasi terjadinya su’uzhan terkait pemanfaatan gedung bekas Sekeratriat Daerah di Dringu nantinya.

Sesuai rencana yang terbaru bahwasannya gedung ini akan dibangun diatas lahan milik Pemkab Probolinggo, tepatnya di selatan alun-alun Kraksaan yang saat ini masih ditempati pertokoan, Polsek Kraksaan, Puskesmas Kraksaan dan TK Bhayangkari. Relokasi Polsek Kraksaan sudah disetujui nantinya berada di barat Stadion Gelora Merdeka berdampingan dengan PN Kraksaan, sedangkan TK Bhayangkari masih direncanakan dipindah ke Lokasi Perpustakaan Daerah.

Dalam pemaparan tersebut terungkap gedung baru sekretariat rencananya terdiri dari tiga bagian utama yaitu gedung utama lima lantai, gedung sayap barat tiga lantai dan gedung sayap timur tiga lantai. Menurut konsultan dari Surabaya, gedung baru itu akan dibangun diatas tanah seluas 17.897 meter persegi dengan anggaran Rp. 70 milyar.

Namun, sangat disayangkan jika pembangunan gedung baru ini membongkar bangunan tua sisa Hindia Belanda yang dulu menjadi rumah bagi petinggi Residente Kraksaan (Kabupaten Kraksaan) kala itu. Sebetulnya, gedung tersebut dapat direnovasi sebagai bangunan utama dan menambah bangunan di belakang dan samping. Jika demikian, gedung pemerintahan ini tidak akan kalah dengan Balai Kota Malang atau Gedung Grahadi di Surabaya yang mempertahankan bangunan lama sebagai bangunan inti.

Usai pemaparan Bupati Hasan memperkirakan peletakan batu pertama gedung baru tersebut sudah dapat dilakukan tahun 2012 yang akan datang. Diperkirakan dalam jangka waktu satu tahun berikutnya, gedung baru Sekretariat daerah dapat diselesaikan pembangunannya.(taufik)

9:27 PM | Posted in , | Read More »

Kraksaan Segera Memiliki Gedung DPRD


KRAKSAAN-Pemindahan gedung pemerintahan Kabupaten Probolinggo ke Kraksaan sebagai ibukota yang baru terus dilakukan. Salah satunya adalah pemindahan gedung DPRD Kabupaten Probolinggo.

Gedung yang saat ini masih dalam proses pembangunan, berlokasi di sebelah timur Polres Probolinggo. Secara geografis gadung ini menempati lahan yang sangat strategis walaupun berada di luar wilayah Kota Kraksaan. Pemilihan lahan di Jl. Panglima Sudirman, Kecamatan Pajarakan, sangat memudahkan masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya kepada dewan.

Redaksi  yang meninjau langsung di lapangan melihat pembangunan gedung yang kemungkinan berlantai tiga ini sudah mencapai 40%. Diharapkan gedung ini bisa digunakan pada tahun 2011 yang akan diikuti dengan pemindahan dinas lainnya.

Seperti diketahui bahwa Pemkab Probolinggo akan memindahkan seluruh gedung pemerintahan ke Kraksaan secara bertahap. Sebelumnya, kantor Satpol PP, Badan Ketahanan Pangan, dan Kantor Bersama Samsat telah pindah ke kota ini.

Proyek yang paling ditunggu adalah pemindahan Sekretariat Daerah yang rencananya akan dibangun di depan alun-alun Kraksaan. Rencananya gedung ini akan menjadi pusat pelayanan masyarakat satu atap yang diharapkan memberi kemudahan kepada warga Kabupaten Probolinggo untuk berinteraksi dengan pemerintah. (fik)

10:38 PM | Posted in | Read More »

Kraksaan dan "Si Angga" Bagaimana Kabarnya


KRAKSAAN - Sudah hampir setengah tahun "Si Angga", logo Kota Kraksaan, ditetapkan oleh Pemkab Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan UMKM. Logo buah mangga dan anggur tersebut diperoleh dalam lomba design logo/maskot Kota Kraksaan dalam mewujudkan kota ini sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo.

Dari pantauan redaksi, tidak banyak masyarakat yang mengenal logo ini dengan alasan yang cukup beragam. Beberapa masyarakat mengatakan bahwa logo tersebut belum pernah muncul di tengah kota. Seharusnya, pihak terkait memasang beberapa patung atau gambar di pusat keramaian sehingga masyarakat tahu.

"Lah wong ndak ada gambarnya sama sekali mas, bok ya dibuat tugu seperti di Malang itu biar orang-orang tahu", ujar Amang, warga yang dihubungi redaksi via telepon.

Selain sosialisasi yang kurang, ada pesan masuk yang masuk ke facebook yang menuliskan bahwa logo tersebut kurang memuaskan dan meminta agar masyarakat diikutsertakan dalam pemilihannya.

Bagaimanapun, Pemkab Probolinggo telah menetapkan logo untuk Ibukota Kabupaten ini dengan harapan memperkenalkan Kota Kraksaan ke seluruh Indonesia.

10:49 PM | Posted in , | Read More »

Blog Kraksaan

KRAKSAAN-Blogger.com sebagai sarana berbagi dan media informasi sudah menjadi trend di kalangan netter, termasuk para netter dan pecinta blogger di Kota Kraksaan. Walaupun kota kecil ini tidak terlalu ramai, namun karena kecintaan akan kota kelahiran memunculkan blog-blog tentang kraksaan.

Redaksi mencatat lebih dari tiga blog yang mengulas informasi kota ini. Beberapa merupakan blog komersial,perkumpulan pemuda, hobby, dan sekedar share saja. Tidak hanya itu, hampir setiap instansi pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga tingkat atas seperti SMA Kraksaan memiliki web dan blog sendiri.

Nilai positif dari menjamurnya blog-blog Kraksaan sangat besar, diantaranya mengalihkan kebiasan ngenet yang biasanya cuma chating dan buka fb menjadi pengembangan ilmu jurnalistik. Meski kesan sempurna masih jauh, namun tidak sedikit pula artikel yang dibahas sudah mengandung unsur berita dan informasi yang bermanfaat.

Beberapa blog yang berhasil dihimpun redaksi Infokraksaan.com diantaranya aan20kraksaan, Banditz Kraksaan, Agus Prayitno, Peta Kraksaan, dan blog-blog personal lainnya. Ada beberapa web yang sudah migrasi dengan domain sendiri seperti Kraksaan[dot]com, Kraksaan-Online, dan portal sekolah seperti SMA Kraksaan, SMK 2 Kraksaan, dan SMK 1 Kraksaan yang masih baru dilaunching.(fik)

4:12 AM | Posted in | Read More »

Jika Kantor Pemkab Probolinggo Pindah ke Kota Kraksaan


Kota Kraksaan saat ini sudah resmi menjadi Ibukota Kabupaten Probolinggo yang disahkan dengan PP No. 2 Tahun 2010 pada bulan Januari 2010 lalu, namun masih banyak PR yang harus dikerjakan oleh pihak Pemkab Probolinggo. Konsekuensi menjadikan Kota Kraksaan sebagai ibukota kabupaten meliputi peningkatan berbagai bidang mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, pemerintahan, sampai budaya. Masing-masing bidang tersebut diatur oleh dinas-dinas dibawah pengawasan Pemkab Probolinggo. Secara otomatis, semua kantor kedinasan tersebut harus berada di wilayah ibukota kabupaten. Paling utama adalah pemindahan markas besar Pemkab Probolinggo yang saat ini masih berada di Dringu, Kab. Probolinggo.

Lintas departemen dari Kementerian Dalam Negeri RI telah menggarisbawahi bahwa Kantor Pemkab Probolinggo harus berada di wilayah ibukota kabupaten. Sebelumnya, pihak pemkab telah merencanakan pembangunan kantor tersebut menjadi satu komplek dengan kantor DPRD dan Mapolres Probolinggo, namun dirubah sehubungan dengan syarat dari bagian lintas departemen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi dari beberapa media disebutkan bahwa perubahan rencana pembangunan kantor pemkab tidak menjadi masalah sebab tanah di sekitar Mapolres masih sekedar rencana dan belum ada persetujuan atau perundingan dengan pemilik lahan. Selanjutnya sesuai dengan permintaan tim lintas departemen, Pemkab Probolinggo telah merencanakan untuk membangun markas besar tersebut tepat di depan alun-alun Kota Kraksaan yang saat ini menjadi pusat pertokoan dan Puskesmas Kraksaan.

Jika kita melihat dari segi sejarah memang sudah sangat jelas bahwa pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda kantor residen Kraksaan berada di selatan alun-alun. Sungguh pemilihan tempat yang sangat pas waktu itu karena alun-alun merupakan pusat berkumpulnya masyarakat, sehingga memberikan kemudahan bagi orang-orang pemerintahan untuk berinteraksi secara langsung dengan warga. Selain itu, jika melihat segi peninggalan Majapahit dimana penataan wilayah sudah dimulai dengan menempatkan kadipaten di sekitar alun-alun dan menjadi satu komplek dengan pasar, tempat ibadah, dan penjara.

Pemindahan kantor besar ini memang bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan waktu serta dana yang tidak sedikit. Dana yang dibutuhkan mulai dari pembongkaran bangunan lama termasuk bangunan sejarah sisa Belanda yang ada di bagian belakang, perataan tanah, dan pembangunan fisik. Waktu pengerjaan bisa jadi memakan waktu setahun jika tidak terkendala oleh alokasi APBD. Pada dasarnya, kantor pemkab inilah yang akan menjadi simbol ibukota kabupaten nantinya karena secara fisik gedung kantor akan menjadi yang terbesar. Untuk luas lahan yang tersedia sudah tidak menjadi masalah dengan solusi pembangunan kantor bertingkat. Pembangunan kantor baru ini nantinya akan memberikan dampak positif di Kota Kraksaan, dimana publik dapat menyampaikan aspirasinya dengan mudah karena berada di wilayahnya sendiri.

Sampai saat ini belum ada gambaran seperti apa bangunan kantor Pemkab Probolinggo yang akan dibangun. Bangunan bertingkat yang mencerminkan ciri khas Kabupaten Probolinggo atau hanya bangunan bertingkat yang mampu menampung seluruh aktivitas pemerintahan? kita tunggu saja hasilnya dari Pemkab Probolinggo dalam mewujudkan Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo. (fik)

9:33 PM | Posted in | Read More »

Penyusunan RDRT Perkotaan Kraksaan


JAKARTA -Pemindahan ibukota kabupaten Probolinggo dari kota Probolinggo ke kecamatan Kraksaan telah dilakukan pada Januari 2010 lalu. Oleh karenanya, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo tengah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kraksaan. Diharapkan RDTR tersebut dapat sinergis dan mendukung pengembangan Kabupaten Probolinggo terutama di sektor agroindustri. Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo, Tanto Walono dalam pembahasan Kegiatan Penyusunan RDTR dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Kraksaan di Jakarta (27/8).


Pada Mei 2010 yang lalu, Bappeda Kabupaten Probolinggo dengan Kementerian Pekerjaan Umum membahas draft akhir Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Probolinggo. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, potensi sektor yang diunggulkan di Kabupaten Probolinggo adalah agroindustri dan agrowisata. “Nantinya, pengembangan perkotaan Kraksaan di bidang perdagangan dan jasa akan difokuskan pada potensi pertanian dan agroindustri yang ada. Tujuannya supaya potensi di Kabupaten Probolinggo benar-benar dapat dikembangkan secara optimal,” imbuh Tanto.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit Lintas Wilayah II Doni J. Widiantono mewakili Direktur Pembinaan Penataan Ruang Daerah Wilayah I Lina Marlia, mengemukakan beberapa masukan untuk penyempurnaan RDTR yang tengah disusun itu. “Competitive advantage (kekhasan daerah yang diunggulkan) serta potensi ekonomi per sektor yang ada di Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat dielaborasi lagi. Muatan RDTR kawasan perkotaan Kraksaan sangat perlu dilihat keterkaitannya dalam skala regional, yaitu dengan RTRW Kabupaten Probolinggo dan RTRW Provinsi Jawa Timur, supaya sinergis dan sejalan.

Sehubungan dengan perencanaan infrastruktur di kawasan perkotaan Kraksaan, narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Marga Edi Prasetyo mengemukakan bahwa peraturan zonasi di sekitar jaringan jalan perlu disusun dengan baik supaya fungsi jalan tidak terganggu. Selain itu, perencanaan jaringan jalan dan peraturan zonasi di sekitar jaringan jalan hendaknya mengaku kepada peraturan perundang-undangan yang ada.

Sementara itu, narasumber dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Dewi Andriana mengatakan, kondisi intensitas bangunan di kawasan perkotaan Kraksaan baik eksisting maupun rencana harus diuraikan dengan jelas dalam RDTR. “Selain itu karena ini adalah kawasan perkotaan, ruang terbuka hijau juga harus tegas diatur di dalam RDTR sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tandasnya.

Penyusunan RDTR kawasan perkotaan Kraksaan ini merupakan satu kesatuan rangkaian dari Kegiatan Peningkatan Penataan Wilayah Kabupaten Probolinggo. “Rencana Tata Ruang di Kabupaten Probolinggo rencananya akan dijadikan contoh bagi kabupaten-kabupaten lainnya, sehingga diharapkan dapat segera disempurnakan muatannya,”pungkas Doni. (wrd/ibm)

Sumber : http://penataanruang.pu.go.id/detail_b.asp?id=1264

9:51 PM | Posted in | Read More »

Blog Archive

Seputar Kraksaan

Seputar Probolinggo

Jelajah Kota