Headline >>

Taman Kota Kraksaan


KRAKSAAN - Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo memiliki sebuah taman kota yang cukup menarik. Taman kota yang terletak di bagian depan stadion Gelora Merdeka menjadi tempat bermain dan bersantai bagi warga Kraksaan

Meskipun taman bermain ini tidak terlalu luas, warga sekitar Kraksaan disuguhkan suasana sejuk pepohonan dan kolam ikan yang besar. Pemkab Probolinggo juga menyediakan wahana bermain bagi anak-anak seperti jungkat-jungkit, bandulan, dan perosotan.


Gasebo juga disediakan di tepi kolam yang dibangun di bagian kiri dan kanan. Biasanya kaum remaja menghabiskan waktu bersama pacar dan teman di gazebo ini. Angin yang berhembus di sekitar gazebo memberikan kenyamanan bagi warga yang ingin bersantai.

Pada bagian depan taman ini dibangun sebuah Tugu Mangga sebagai simbol Kraksaan sebagai Kota Mangga. Sayangnya, tugu ini terhalang oleh rindangnya pohon tepi jalan.
Jika anda ingin bersantai selama berkunjung ke Kraksaan, tidak ada salahnya jika anda dan keluarga mencoba menikmati suasana sejuk di taman bermain ini. (fik)

9:35 PM | Posted in | Read More »

Sudut Lain Alun-alun Kraksaan




Gambar :tropenmuseum

12:02 AM | Posted in | Read More »

Suasana Alun-alun Kraksaan Tempo Dulu




Inilah suasana alun-alun Kraksaan sekitar tahun 1900-an. Aktivitas rakyat terkonsentrasi di alun-alun. Perkiraan lokasi pengambilan foto berada di depan gedung Sasana Krida dengan melihat adanya rel kereta api yang melintas serta bangunan joglo yang kemungkinan berada di depan gedung kadipaten (kantor kecamatan sekarang)

Gambar :tropenmuseum

11:51 PM | Posted in | Read More »

Kraksaan Segera Memiliki Gedung DPRD


KRAKSAAN-Pemindahan gedung pemerintahan Kabupaten Probolinggo ke Kraksaan sebagai ibukota yang baru terus dilakukan. Salah satunya adalah pemindahan gedung DPRD Kabupaten Probolinggo.

Gedung yang saat ini masih dalam proses pembangunan, berlokasi di sebelah timur Polres Probolinggo. Secara geografis gadung ini menempati lahan yang sangat strategis walaupun berada di luar wilayah Kota Kraksaan. Pemilihan lahan di Jl. Panglima Sudirman, Kecamatan Pajarakan, sangat memudahkan masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya kepada dewan.

Redaksi  yang meninjau langsung di lapangan melihat pembangunan gedung yang kemungkinan berlantai tiga ini sudah mencapai 40%. Diharapkan gedung ini bisa digunakan pada tahun 2011 yang akan diikuti dengan pemindahan dinas lainnya.

Seperti diketahui bahwa Pemkab Probolinggo akan memindahkan seluruh gedung pemerintahan ke Kraksaan secara bertahap. Sebelumnya, kantor Satpol PP, Badan Ketahanan Pangan, dan Kantor Bersama Samsat telah pindah ke kota ini.

Proyek yang paling ditunggu adalah pemindahan Sekretariat Daerah yang rencananya akan dibangun di depan alun-alun Kraksaan. Rencananya gedung ini akan menjadi pusat pelayanan masyarakat satu atap yang diharapkan memberi kemudahan kepada warga Kabupaten Probolinggo untuk berinteraksi dengan pemerintah. (fik)

10:38 PM | Posted in | Read More »

Kraksaan dan Petinggi yang Gagah

11:29 PM | Posted in | Read More »

Gerbong Barang PbSM

11:09 PM | Posted in | Read More »

Halte Tram Pajarakan

11:06 PM | Posted in | Read More »

Kantor Pos Kraksaan Tempo Dulu

11:01 PM | Posted in | Read More »

Foto Udara Stasiun Kraksaan

10:57 PM | Posted in | Read More »

Kraksaan dan "Si Angga" Bagaimana Kabarnya


KRAKSAAN - Sudah hampir setengah tahun "Si Angga", logo Kota Kraksaan, ditetapkan oleh Pemkab Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan UMKM. Logo buah mangga dan anggur tersebut diperoleh dalam lomba design logo/maskot Kota Kraksaan dalam mewujudkan kota ini sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo.

Dari pantauan redaksi, tidak banyak masyarakat yang mengenal logo ini dengan alasan yang cukup beragam. Beberapa masyarakat mengatakan bahwa logo tersebut belum pernah muncul di tengah kota. Seharusnya, pihak terkait memasang beberapa patung atau gambar di pusat keramaian sehingga masyarakat tahu.

"Lah wong ndak ada gambarnya sama sekali mas, bok ya dibuat tugu seperti di Malang itu biar orang-orang tahu", ujar Amang, warga yang dihubungi redaksi via telepon.

Selain sosialisasi yang kurang, ada pesan masuk yang masuk ke facebook yang menuliskan bahwa logo tersebut kurang memuaskan dan meminta agar masyarakat diikutsertakan dalam pemilihannya.

Bagaimanapun, Pemkab Probolinggo telah menetapkan logo untuk Ibukota Kabupaten ini dengan harapan memperkenalkan Kota Kraksaan ke seluruh Indonesia.

10:49 PM | Posted in , | Read More »

Gunung Bromo Meletus Lagi


PROBOLINGGO -- Gunung Bromo yang selama ini masih berstatus siaga (level III), meletus lagi, Ahad (19/10). Letusan tersebut sempat diwarnai suara bergemuruh selama lima detik. Bahkan, kiltan petir juga mengiringi letusan gunung berketinggian 2.392 meter di atas laut itu.

‘’Memang, tadi pagi sekitar pukul 10.17 WIB Bromo sempat mengeluarkan letusan dan suara gemuruh serta ada kilatan petir. Tapi itu tidak lama. Hanya sebentar. Setelah itu reda lagi,’’ kata Ketua tim Pemantau Gunung Bromo, Mulyono di Pos Pantau Gunung Sawur, Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Ahad (19/12).

Dia menejelaskan bahwa letusan gunung Bromo itu mengeluarkan abu vukanik, bercampur pasir dan krikil. Hanya saja, letusan pasir dan krkil tersebut jatuh di kawasan kaldera (lautan pasir) Bromo. Sehingga, tidak terlalu membahayakan.

Sedangkan asap yang dikeluarkan Gunung Bromo itu berwarna hitam kecoklatan dan kadang memerah. Ketinggian asap Bromo tersebut sekitar 900-1000 meter. Tekanannya cukup kuat. Kepulan asap mengandung abu vulkanik itu mengikuti arah angin ke arah Probolinggo dan Lumajang.

Begitu terjadi letusan yang tiba-tiba, warga sekitar dan wisatawan yang berkunjung ke Bromo sempat panik. Sebab, mereka tidak hanya menyaksikan kepulan asap tebal yang tinggi. Namun, juga mendengarkan suara gemuruh dan menyaksikan secara langsung kilatan petir yang keluar dari kawah Bromo.

[Replubika.co.id]

11:20 PM | Posted in | Read More »

Sejarah Becak dan Perkembangannya Saat Ini



Becak yang saat ini menjadi transportasi di Kota Kraksaan, dulunya bermula dari ide seorang pria Amerika yang menjabat pembantu di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jepang. Pemikiran yang konon katanya cuma sekedar iseng membantu istrinya yang cacat agar bisa jalan-jalan menikmati keindahan Yokohama.

Pemikirannya tersebut kemudian digambarkan diatas kertas yang bentuknya hampir sama dengan kereta kuda namun ukurannya lebih kecil. Dalam gambarnya, dia tidak menggunakan tenaga kuda karena peruntukannya hanya 1 orang. Sebagai gantinya digunakan tenaga manusia untuk menariknya yang kemudian diberi nama Jinrikisha oleh orang jepang. Tidak hanya di Jepang, Jinrikisha akhirnya digunakan juga oleh Cina sebagai transportasi para bangsawan dengan nama Rickshaw.

Di Indonesia sendiri, becak dikenalkan oleh Pemerintah Jepang saat penjajahan. Hanya saja becak dikayuh bukan ditarik oleh manusia. Jenis roda tiga yang dirancang untuk mengangkut penumpang di samping sopir digunakan untuk wilayah sumatra, sedangkan di jawa, penumpang becak ditempatkan didepan, sedangkan sang pengayuh dibelakang. Siklus becak banyak digunakan di kota-kota besar di seluruh dunia, namun yang paling umum di kota-kota Selatan, Tenggara dan Asia Timur.

Di ibu kota Jakarta, becak digantikan dengan bajaj, kemudian berevolusi menjadi kancil dan kembali ke bajaj lagi. Sedangkan di Sumatra, becak tidak lagi dikayuh atau di dayung, melainkan menggunakan mesin kendaraan bermotor (Becak Mesin).

Becak di Indonesia

Menurut Wikipedia, Becak (dari bahasa Hokkien: be chia "kereta kuda") adalah suatu moda transportasi beroda tiga yang umum ditemukan di Indonesia dan juga di sebagian Asia. Kapasitas normal becak adalah dua orang penumpang dan seorang pengemudi. Menjadi pengemudi becak merupakan salah satu cara untuk mendapatkan nafkah yang paling mudah, sehingga jumlah pengemudi becak didaerah yang angka penganggurannya tinggi akan menjadi sangat tinggi. Becak dilarang di Jakarta sekitar akhir dasawarsa 1980-an. Alasan resminya antara lain kala itu ialah bahwa becak adalah “eksploitasi manusia atas manusia”, dan becak digantikan dengan Bajaj, Helicak.

Di Indonesia ada dua jenis becak yang lazim digunakan:

* Becak dengan pengemudi di belakang. Jenis ini biasanya ada di Jawa.
* Becak dengan pengemudi di samping. Jenis ini biasanya ditemukan di Sumatra. Untuk becak jenis ini dapat dibagi lagi ke dalam dua sub-jenis, yaitu:

1. Becak kayuh - Becak yang menggunakan sepeda sebagai kemudi.
2. Becak bermotor/Becak mesin - Becak yang menggunakan sepeda motor sebagai penggerak.

Dibeberapa negara lain masih ada becak yang pengemudinya berada di depan, sebagaimana dikembangkan di India, Pakistan dan Bangladesh, konsep ini yang kemudian dikembangkan dalam oleh bajay yang diambil dari India pada tahun 1970an.


Pro dan kontra

Becak merupakan alat angkutan yang ramah lingkungan karena tidak menyebabkan polusi udara (kecuali becak bermotor tentunya). Selain itu, becak tidak menyebabkan kebisingan dan juga dapat dijadikan sebagai obyek wisata bagi turis-turis mancanegara.

Meskipun begitu, kehadiran becak di perkotaan dapat mengganggu lalu lintas karena kecepatannya yang lamban dibandingkan dengan mobil maupun sepeda motor. Selain itu, ada yang menganggap bahwa becak tidak nyaman dilihat, mungkin karena bentuknya yang kurang modern.

Satu-satunya kota di Indonesia yang secara resmi melarang keberadaan becak adalah Jakarta. Becak dilarang di Jakarta sekitar akhir dasawarsa 1980-an. Alasan resminya antara lain kala itu ialah bahwa becak adalah "eksploitasi manusia atas manusia". Penggantinya adalah, ojek, bajaj dan Kancil. Di Kota Kraksaan, yang masih kota kecil, becak masih sangat mudah dijumpai di setiap persimpangan jalan, tempat ramai, dan pasar.

Selain di Indonesia, becak juga masih dapat ditemukan di negara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Vietnam dan Kuba. Di Singapura, becak kini hanyalah sebuah alat transportasi wisata saja.

Modernisasi becak

Untuk meningkatkan kemampuan becak dan mendorong penggunaan kendaraan tidak bermotor dan menjadi tren dibeberapa negara maju dikembangkan becak yang menggunaan gigi percepatan/transmisi seperti yang digunakan dalam sepeda modern sehingga bisa melewati tanjakan dengan lebih mudah, desain dibuat aerodinamis serta pengemudinya berada di depan ruang penumpang. Tren[1] itu berupa alat transportasi umum bebas polusi bertenaga manusia—dikayuh—dan diberi nama “Velotaxi”.

Di Yogyakarta[2] saat ini ada upaya untuk melakukan modernisasi becak yang dilakukan bersama antara Universitas Gajah Mada, dalam ini Unit Studi Transportasi, Puspar bekerja sama dengan Institute for Transportation and Development Policy, New York serta Pemerintah Daerah dan Kadin yang dimaksudkan untuk menciptakan "Sebuah upaya mewujudkan kesinambungan peran becak dalam pengembangan pariwisata Yogyakarta".

Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Becak
http://pangerantanahdeli.blogspot.com/2009/11/becak.html
http://infokepanjen.com

3:30 PM | Posted in | Read More »

Sisi lain kehidupan Pulau Gili Ketapang (1926)

12:25 AM | Posted in | Read More »

PLTU Paiton, Pembangkit Listrik dan Wisata


Pembangkit listrik sebetulnya bukan merupakan obyek wisata bagi masyarakat umum, namun tidak begitu untuk pembangkit listrik yang ada di Kabupaten Probolinggo. PLTU Paiton yang berada di Desa Binor, Kec. Paiton, menjadi obyek yang selalu disinggahi para pengguna jalan dari Surabaya dan Bali.

Megaproyek terbesar di Asia Tenggara ini memiliki keindahan dan pesona fantastik di malam hari, tak ayal jika banyak pengguna jalan raya pantura yang menyempatkan diri menikmati terangnya lampu-lampu berlatar belakang laut.

"Eksotis mas kalo dilihat malam hari, seperti kapal titanic kalau dilihat dari kejauhan, makanya saya mampir sebelum kembali ke Surabaya", ujar Supriadi, pengguna jalan yang ditemui redaksi.

Lokasi pemberhentian yang berada di atas bukit, tepatnya di tikungan tanjakan sebelum perbatasan memberikan keleluasaan untuk melihat PLTU Paiton. Jika siang hari, eksotisme pemandangan laut biru menjadi daya tarik yang berbeda, namun banyak pengunjung yang menikmatinya dari Masjid yang berada di gerbang komplek ini. (fik)

12:06 AM | Posted in | Read More »

Nuansa Jembatan Pekalen di Condong, Pajarakan (1925)

11:18 PM | Posted in | Read More »

Jembatan Pekalen di Condong, Pajarakan (1925)

11:11 PM | Posted in | Read More »

Kemeriahan Tahun Baru Hijriah


WONOMERTO (InfoKraksaan.com)- Tahun Baru Islam yang jatuh pada tanggal 7 Desember lalu dimeriahkan dengan sajian-sajian Islami. Beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo sudah menjadikan tradisi dalam menyambut pergantian tahun dalam kalender hijriah tersebut.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Wonomerto tampaknya tidak mau ketinggalan dalam menyambut Tahun Baru Islam kali ini. Senin (6/12) malam, PGRI Kecamatan Wonomerto menggelar kegiatan kirab obor dan do’a bersama menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1432 H.

Kirab obor yang secara resmi dilepas oleh Camat Wonomerto Suwarno didampingi Muspika dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Wonomerto Biyanto diikuti oleh 1.000 personil siswa/siswi yang berasal dari 20 SD, 1 SMP dan 1 SMA. Rute obor yang akan dilewati peserta sejauh 2 km yang dimulai dari SDN Sepuhgembol 1 dan finish di Masjid Ar-Rahman Desa Patalan Kecamatan Wonomerto.

Penampilan drum band “Puspita Nada Band” dari SDN Pohsangit Tengah menjadi barisan pembuka kirab obor. Selanjutnya berturut-turut diikuti dengan iring-iringan peserta yang membawa obor sebagai inti barisan. Peserta kirab obor diakhiri dengan penampilan drum band Gita Wana Bhakti dari SD Patalan. Sesampainya di garis finish, para peserta mendapatkan siraman rohani melalui ceramah agama di Masjid Ar-Rahman.

Kegiatan kirab obor ini disambut antusias oleh warga, baik mereka yang berpartisipasi sebagai peserta maupun penonton yang nampak memadati sisi kiri dan kanan jalan yang dilalui rombongan kirab. Apalagi banyak warga yang mengikuti kirab ini dengan mengendarai sepeda motor. Kemeriahannya tumpah ruah hingga menimbulkan kemacetan di jalan.

”Kegiatan ini dimaksudkan untuk menanamkan ajaran Islam pada anak serta diharapkan siswa/siswi memiliki akhlak yang baik. Selain itu juga untuk mempersatukan syiar agama Islam,” ujar Ketua PGRI Kecamatan Wonomerto.

Sementara Camat Wonomerto Suwarno menjelaskan kegiatan ini diharapkan dapat mengingatkan anak tentang Tahun Baru Islam, sehingga segala perbuatan yang dilakukan dimasa yang akan datang bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. “Melalui kegiatan ini saya harapkan apa yang kurang segera dibenahi dan yang baik lebih ditingkatkan. Jadi tidak hanya terpancang pada tahun baaru masehi saja,” ujar Suwarno.

TONGAS(InfoKraksaan.com)
-Tidak kalah meriah, di Kecamatan Tongas sekitar 500 siswa/siswi MI melakukan kirab obor sejauh lima kilometer dengan start dan finish di halaman MI Sunan Ampel Desa Tongas Wetan. Kegiatan ini digelar oleh Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI) bekerja sama dengan KKM Kecamatan Tongas.

”Kita melakukan kirab obor ini usai sholat Maghrib. Sebab pergantian tahun hijriah berbeda dengan pergantian tahun masehi. Pergantian waktu tahun masehi dirayakan tepat tengah malam, sedangkan waktu pergantian tahun hijrah adalah setelah waktu shalat Maghrib,” ujar PPAI MI Kecamatan Tongas Yuliati.

Menurut Yuliati, kegiatan yang bertujuan untuk mengajari anak mengenal tahun baru hijriyah ini digelar karena saat ini sudah banyak yang melupakan tahun baaru umat Islam tersebut. ”Saya berharap supaya kegiatan ini bisa diikuti oleh daerah-daerah yang lain pada tahun-tahun mendatang. Semoga kegiatan ini bisa memotivasi siswa/siswi supaya tingkat keagamaannya bisa meningkat,” harap Yuliati.

Semua peserta tampak bersemangat dan bergembira menyambut datangnya tahun baru Islam 1431 H. Sambil berjalan membawa obor, mereka melantunkan puji-pujian mengagungkan nama Allah. Usai melakukan kirab obor, peserta mengikuti istighosah dan pengajian dengan penceramah Kyai Mahfud Siddiq.

Dalam ceramahnya, Kyai Mahfud Siddiq banyak mengupas tentang kejadian-kejadian yang berhubungan dengan bulan Muharram. Setelah pengajian, masih banyak kegiatan yang akan diikuti oleh peserta. Sehingga peserta harus menginap di tempat tersebut. Usai melakukan sholat Subuh berjamaah, peserta akan mengikuti Senam Madrasah Sehat (SMS) yang diakhiri dengan jalan-jalan ke laut.(ref:probolinggokab.go.id)

2:50 PM | Posted in | Read More »

Kereta Api melintas di Bulang, Gending

1:04 AM | Posted in | Read More »

Stasiun Kereta Api Kraksaan 1920

12:54 AM | Posted in | Read More »

Sisi barat Pelabuhan Probolinggo Th. 1920

12:49 AM | Posted in | Read More »

Candi Jabung Sebelum Renovasi

12:44 AM | Posted in | Read More »

Peta Kraksaan (Residente) 1925

11:28 PM | Posted in | Read More »

Tram PbSM Melintasi Bentar2

11:24 PM | Posted in | Read More »

Tram PbSM Melintasi Bentar

11:03 PM | Posted in | Read More »

Halte Tram di Padjarakan

11:00 PM | Posted in | Read More »

Gunung Bromo Pelindung Tengger


KRAKSAAN (InfoKraksaan.com)-Gunung Bromo yang menjadi primadona wisata Kabupaten Probolinggo saat ini mulai menunjukkan 'batuknya'. Gunung yang merupakan titik perbatasan kabupaten yaitu Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang ini terlihat sepi dan pengunjung hanya dibatasi sampai kawasan Pananjakan di Ngadisari dan Wonokitri. Sehari sebelumnya, gunung ini naik status dua kali dalam sehari, status Siaga, Selasa (23/11/2010) pagi, dan Awas pada sore harinya.

Langkah itu diambil setelah terjadi peningkatan aktivitas gempa vulkanik. Sepanjang 1-23 November terjadi lebih dari seribu gempa vulkanik. Pada 23 November, kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Bromo Muhammad Syafi’i yang dikutip dari media elektronik, tercatat 20 gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 10-40 milimeter serta tremor beramplitudo 4-30 milimeter. Rabu mulai pukul 00.00 hingga pukul 09.52 terhitung 18 gempa vulkanik dengan amplitudo 8-38 milimeter dan tremor beramplitudo maksimum 2-5 mm. ”Grafik energi vulkanik yang ada juga terus meningkat. Karenanya, status masih Awas dan kami merekomendasikan 2,5 kilometer-3 kilometer, terutama wilayah lautan pasir, steril dari warga atau wisatawan,” tutur Syafi’i kepada salah satu media.

Berbeda dengan ramainya berita di media, warga Suku Tengger di Ngadisari, Kabupaten Probolinggo tetap melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti menanam kentang, merawat tanaman seperti kubis dan daun bawang, serta mengurus kuda peliharaannya seperti biasa.

”Saben Jumat Legi diselameti, ngangge jenang gangsal didongani pak dukun. Sing dipadosi niku keselametan (Setiap Jumat Legi diadakan selamatan dengan lima jenis jenang yang didoakan pak dukun. Yang dicari keselamatan),” kata Newi.

Letusan-letusan Gunung Bromo, seperti yang terjadi pada 8 Juni 2004, tidak pernah menyentuh Desa Ngadisari kendati hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Gunung Bromo. Umumnya material vulkanik keluar di sekitar lautan pasir atau lebih mengarah ke Nangkajajar, Pasuruan.

Petugas pemantau Gunung Bromo, Achmad Subhan, lebih melihat bentuk leher kawah sebagai pelindung alami warga. Gunung Bromo memang sedikit miring ke arah Pasuruan. Karena itu, selama ini letusan atau semburan asap mengarah ke Nangkajajar, Pasuruan, dan bukan ke desa-desa Tengger di Probolinggo

Menurut Ketua Dukun Tengger, Mudjono (60), Gunung Bromo adalah tempat leluhur orang Tengger. Karena itu, bisa dikatakan sebagai pelindung warga Tengger. Apalagi, warga selalu berupaya menghormati para leluhur dengan menjalani ritual mempersembahkan hasil bumi pada saat Kasada ataupun sesajen setiap Jumat Legi.

Kalaupun Bromo meletus, kata Mbah Mudjo—panggilan akrab Mbah Mudjono—itu kehendak alam. Keriuhan hanya terjadi di kalangan masyarakat di luar warga Tengger, sementara warga tenang-tenang saja. Upacara tolak bala kecil-kecilan dilangsungkan beberapa hari lalu. Ini pun digelar setelah Mbah Mudjo berembuk dengan banyak dukun di Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo.

Kendati pasrah, warga Tengger bukan tipikal warga yang tidak berupaya. Usaha tetap dijalankan. Namun, apabila Pos Pengamatan Gunung Bromo Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi memberi imbauan untuk mengungsi, penduduk diminta mematuhi imbauan itu.

Syafi’i juga tak bisa memastikan apakah Gunung Bromo akan meletus atau kembali tenang. Namun, kewaspadaan harus ditingkatkan sebab kondisi menjelang letusan pada tahun 2004 sangat berbeda dengan saat ini. Dulu, tidak terdeteksi banyak gempa sebelum letusan. Kini, terjadi lebih dari seribu gempa dalam waktu kurang dari sebulan.

2:34 PM | Posted in | Read More »

Sejarah dan Perkembangan SMAN 1 Kraksaan


KRAKSAAN (InfoKraksaan.com)-Sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo, saat ini Kota Kraksaan sudah memiliki sarana pendidikan dan penunjang ilmu pengetahuan yang memadai. Bidang pendidikan menjadi hal penting dalam membuka cakrawala dan wawasan dalam menunjang pembangunan. SMAN 1 Kraksaan adalah salah satu perwujudan tersedianya sarana pendidikan.

SMAN 1 Kraksaan berdiri pada tahun 1978 sebagai sekolah menengah atas pertama di kota ini. Berdiri diatas lahan seluas +/- 1 hektar menjadikan sekolah ini sebagai sekolah yang strategis. Pada saat pendirian, nama instansi sama seperti sekarang, yaitu SMA. Departemen Pendidikan sempat melakukan perubahan nama menjadi SLTA (sekolah lanjutan tingkat atas). Walaupun sudah diubah, masyarakat pendidikan masih menyebut sekolah tersebut dengan SMA yang tak berapa lama akhirnya berkembang menjadi SMU pada periode 1996.

Sekolah ini terletak di Kelurahan Sidomukti tepatnya di Jl. Imam Bonjol No. 13, Kraksaan Probolinggo. Wilayah ini akan dijadikan komplek pendidikan terpadu dengan memindahkan beberapa sekolah unggulan seperti SMP 1 Kraksaan, SDN Patokan 1, dan taman kanak-kanak. Lokasi yang tidak berdekatan dengan jantung kota Kraksaan dan pusat keramaian menambah konsentrasi siswa mengenyam ilmu dari sekolah ini.

Saat ini, sekolah dengan tenaga pendidik berjumlah 45 orang ini sudah terakedritasi A dengan surat keputusan depdiknas yang ditetapkan di Surabaya tertanggal 28 November 2008. Ini membuktikan bahwa SMAN 1 Kraksaan sudah memenuhi standar dalam menciptakan manusia yang handal. Prestasi dan penghargaan telah diraih sekolah ini baik tingkat kabupaten sampai tingkat provinsi. (taufik)

3:09 AM | Posted in | Read More »

Cipta Graha Craft


Selain mangga dan anggur yang diolah menjadi makanan khas dan oleh-oleh, Kabupaten Probolinggo masih memiliki satu produk unggulan yang tidak kalah menarik. Souvenir antik dan khas yang terbuat dari kayu jati dapat anda beli di Furniture Cipta Graha Craft.

Berlokasi di Jl. Raya Kebon Agung Km 125 Kraksaan, Probolinggo, memudahkan anda untuk mengunjungi dan membeli souvenis dari kota mangga ini. Sepintas, toko ini tidak terlalu ramai dari luar, namun anda akan melihat beberapa orang di dalam toko sebab di bagian belakang dijadikan showroom dan area produksi.

Souvenir yang telah dihasilkan oleh usaha kecil milik Irianto ini bermacam-macam. Mulai dari replika perahu layar, asbak, kotak serbaguna, hiasan untuk rak, bahkan perabot rumah seperti meja makan, kursi tamu, dan lemari. Selain dari kayu, Irianto juga merambah ke bahan baku kerang yang disulap menjadi kalung, gelang, dan hiasan gantung.

Menurut Irianto, usaha yang dijalankan baru berumur 5 tahun. ”Awalnya saya tertarik dengan kreasi seni dari kayu, kemudian saya berimprovisasi dan berkreasi dengan kayu jati ” ungkap Irianto yang memiliki profesi utama sebagai dokter gigi.

Pemilihan bahan baku jelas menjadi prioritas untuk menjaga kualitas. Kayu jati yang tidak lapuk, bertekstur alami, dan tidak ada unsur hama menjadi standar sebelum proses pengerjaan dilakukan. Demi menjaga unsur seni, proses produksi hanya memberikan sedikit sentuhan tangan sesuai dengan pesanan.

Saat ini Cipta Graha Craft mempunyai beberapa showroom di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Bali serta mengikuti ajang pameran furniture dan handycraft tingkat nasional dan internasional. (Taufik)

Ref:kraksaan-online.com

2:39 PM | Posted in | Read More »

Warung Barokah Panglima Sudirman


Jika anda menyukai minuman sehat dan alami dari buah-buahan, tempat ini menjadi salah satu warung yang patut anda coba. Ya,,Warung Es Juss Raya Sudirman. Warung ini berlokasi di JL. Raya Panglima Sudirman, itulah kenapa namanya menjadi Juss Raya Sudirman. Aneka buah tersaji sebagai bahan baku pembuatan juss, mulai dari jeruk, nanas, nangka, apukat, tomat, wortel, dan mix buah.

Lokasi yang sangat strategis di jalan pantura memudahkan anda untuk mencicipi minuman ini, ditambah lagi dengan harga yang sangat terjangkau, anda cukup merogoh kocek anda Rp.2.500 untuk satu gelas jus 1 rasa dan Rp. 3.000 untuk rasa mix buah. Pelayanan dan pembuatan di depan konsumen menjamin kebersihan dan kesegaran buah yang anda mau, dan satu hal lagi TANPA PEMANIS BUATAN.

Warung ini juga menyediakan makanan khas rakyat yaitu nasi jagung yang sudah sangat langka dikonsumsi masyarakat. Perpaduan beras dan jagung ditambah dengan sayuran segar dan lauk sederhana sangat cocok untuk sarapan pagi dengan rasa pedesaan. Gado-gado menjadi pilihan lain bagi anda yang suka menyantap salad versi jawa, Mix Java Salad menjadi ungkapan yang tepat dalam bahasa asing.

So, tunggu apa lagi...Kesegaran minuman buah dan kelezatan makanan rakyat hanya di
ES JUSS RAYA SUDIRMAN
Jl. Raya Panglima Sudirman 357 Kraksaan, Telp. 0335-845821

12:09 PM | Posted in | Read More »

Wisata Religi Miniatur Ka'bah


Wisata Religi Miniatur Ka'bah dapat ditemui dimanapun, karena biasanya dipakai oleh calon haji sebagai latihan atau lebih dikenal manasik haji. Wisata yang berlokasi di sebelah timur Pantai Bentar Indah mempunyai keunggulan sendiri dimana ukuran replika dibuat sama dengan ukuran asli Ka'bah yang ada di Mekkah. Letaknya yang berada tepat di kaki Bukit Bentar menambah suasana panas sesungguhnya seperti di Arab. Meskipun belum rampung seluruhnya, pada akhir Oktober lalu jamaah calon haji (JCH) Kloter 24 dan 25 asal Kab. Probolinggo sudah bermanasik haji di lokasi tersebut. Memang, tujuan pembangunannya bukan untuk menyerupai Ka'bah aslinya, tetapi dengan tujuan memberikan gambaran dan ilmu bagi orang-orang yang ingin tahu seberapa besar Ka'bah di Mekkah.

Berlokasi di pinggir jalan pantura atau tepatnya di Jl. Raya Curahsawo-Gending, Probolinggo, memberikan kemudahan bagi pengunjung menikmati wisata ini. Bagi pengunjung yang ingin menunaikan sholat juga disediakan masjid yang cukup besar. Jadi, jika ingin mengetahui replika Ka'bah yang hampir sama dengan sebenarnya, disini tempat yang patut anda kunjungi, dengan harapan semoga Allah SWT memberikan ridho agar kita bisa menunaikan haji dan meihat Ka'bah aslinya. (taufik)

10:10 AM | Posted in | Read More »

Candi Jabung



Selain Gunung Bromo dan air terjun Madakaripura, Kabupaten Probolinggo memiliki wisata sejarah yang belum banyak dikenal yaitu Candi Jabung yang terletak di Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton. Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. Dalam kitab Negarakertagama, pupuhXXXI diuraikan pada saat raja Hayam Wuruk mengadakan perjalanan di daerah timur (tahun 1359) telah sampai di Kalayu berhenti untuk mengadakan upacara persembahan (nyekar = yakni upacara penaburan bunga). Kalayu adalah nama desa perdikan kasogatan, tempat candi makam sanak kandang Baginda Raja. Penyekaran di makam dilakukan sangat hormat “memegat sigi” nama penyekaran itu. Setelah selesai penyekaran, perjalanan diteruskan mengunjungi desa-desa di sekitarnya dan bermalambeberapa malam. Kalayu ditinggalkan dan perjalanan menuju ke Kutugan melalui Kebun Agung sampai Kambangrawi dan bermalam.

Tanah anugrah Sri Nata kepada Tumenggung Nala, candinya Budha menjulang tinggi sangat elok bentuknya. Paginya Baginda dan rombongan meneruskan perjalanan ke Kalses, B’rurang, Patunjungan, terus langsung melintasi Patentanan, Tarbu dan Lesan sampai di Pajarakan. Di samping itu dalam kitab Pararaton disebutkan bahwa di desa Sajabung terdapat bangunan suci yang diberi gelar abhiseka: Barajinaparamitapura. Bila diperhatikan dari urutan perjalanan dan nama-nama desa yang dilalui dan disinggahi maka bangunan suci tersebut kiranya dapat disamakan dengan Candi Jabung sekarang dan bersifat agama Budha.

Candi Jabung dibuat dari bahan batu merah dengan ukuran, panjang = 3,11 m, lebar = 9,58 m dan tinggi = 15,58 m. Pada saat sebelum diadakan pemugaran candi berdiri pada sebidang tanah yang berukuran 35 x 40 m dan sekarang telah mendapatkan perluasan tambahan tanah hasil pengadaan seluas 20.042 m2. Candi Jabung terletak pada ketinggian 8 m diatas permukaan air laut. Berdasarkan letak pintu bilik candi terletak disebelah barat, maka Candi Jabung tersebut menghadap ke barat. Pada sisi barat masih terlihat bagian yang menjorok ke depan merupakan bekas susunan tangga naik memasuki candi. Pada masa kolonial Belanda, candi ini masih sering digunakan sebagai tempat pemujaan masyarakat sekitar dengan meletakkan sesajen melalui tangga kayu yang dibuat sederhana.

Referensi: probolinggokab.go.id

9:58 AM | Posted in | Read More »

Madakaripura


Kajian sejarah yang dilakukan dengan seksama, membuktikan bahwa Indonesia yang elok dan permai ini, dulu disebut Nusantara. Ketika pada tahun 1869 seorang penulis Eropa yang bernama James Richard Logan menulis nama Indonesia untuk pertama kalinya dan kemudian diikuti oleh pengarang Eropa lainnya, nama Indonesia menjadi lebih populer ketimbang Nusantara.

Keberadaan Nusantara adalah sebuah imperium yang luas, membentang dari Wanin hingga Madagaskar, dalam rengkuh kekuasaan seorang Maha Raja Mojopahit bergelar Prabu Hayam Wuruk. Adalah seorang Perdana Menteri yang dikenal sebagai Maha Patih Gajah Mada, berjuang dengan gigih secara heroic mempersatukan seluruh wilayah Nusantara berada di bawah payung kekuasaan Majapahit. Wajar jika kemudian sosok Gajah Mada lebih dikenal dari Hayam Wuruk maupun Majapahit.

Madakaripura adalah suatu tempat kunjungan wisata sakral berupa deretan Air Terjun yang sentralnya mencapai ketinggian sekitar 200 meter dari dasar jeram. Air yang jatuh itu melayang-layang sambil bercanda , berhamburan menari-nari kesana kemari, meluncur turun saling mendahului, kemudian jatuh ke dasar jeram menimbulkan irama yang gemuruh. Kadang disela oleh debam dahsyat yamh gemanya menggetarkan relung sempit berdiameter tak kurang dari 25 meter itu, hingga terdengar menggelegar. Menyusul hempasan angin yang menderu-deru, mengibaskan butiran air yang lembut, menyambut mereka yang datang. Semburan air yang berhamburan itu membiaskan warna warni indah disorot sinar surya bagai Mata Dewa, menciptakan bianglala.

Keperkasaan yang dahsyat di Madakaripura dipilih oleh Gajah Mada sebagai tempat bertapa untuk memperoleh kesentosaan hingga ia menjadi sakti mandraguna. Setelah membuktikan Sumpah Palapa dan berhasil mempersatukan seluruh Nusantara, ditempat inipula ia menghabiskan sisa usianya, mempersiapkan diri untuk Muksha menuju ke Nirwana. Ternyata Mada Kari Pura memang berarti “tempat tinggal terakhir” Gajah Mada. Manakala kita merindukan kebesaran jasa Gajah Mada, dan ingin menghayati kehebatannya, kita bisa datang kesana untuk menunggu munculnya bianglala. Sukmanya akan turun meniti tangga berwarna, bersiram air suci “Tirta Sewana”. Banyak orang percaya bahwa “Tirta Sewana” berkhasiat memberikan kesembuhan dan membuat awet muda.


Lokasi Madakaripura berada 620 meter diatas permukaan air laut dan terletak di kawasan tengger tidak jauh dari Bromo tepatnya di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, agaknya alam menempatkan Madakaripura sebagai pelengkap Bromo. Kepayahan dan kepenatan sehabis medaki puncak Bromo, akan sirna dengan mandi Air Suci Tirta Sewana untuk selanjutnya meneruskan perjalanan ke obyek-obyek wisata lainnya dikawasan Probolinggo.

sumber:probolinggokab.go.id

9:40 AM | Posted in | Read More »

Gunung Bromo


Bromo bukan hanya dikenal oleh masyarakat Indonesia, tetapi sudah menjadi agenda kunjungan wisata bagi masyarakat dunia. Tidak pernah sepi dari kunjungan para turis, bahkan mereka betah berhari-hari tinggal disana.


Magma kawah Gunung Bromo (kiri), Kawah Bromo dengan kepulan asapnya (tengah), dan tangga menuju Kawah Gunung Bromo(kanan)

Meniti tangga menuju puncak Gunung Bromo untuk menyaksikan terbitnya matahari bukan suatu hal yang terlalu berlebihan. Namun bermain-main dibibir kepundan yang menganga kemudian merayap turun menjejakkan kaki telanjang pada magma beku untuk mengukir nama kemudian mengabadikannya, barangkali hanya bisa dilakukan di Bromo tidak ditempat lain.

Gunung Bromo berada dikawasan pelestarian alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan merupakan Taman Nasional paling spektakuler dan paling mudah dikunjungi diantara Taman Nasional lainnya yang ada di Indonesia yang terletak antara 1.000 – 3.676 meter diatas permukaan air laut. Wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terletak pada rangkaian pegunungan berapi yang merupakan salah satu dari rangkaian besar pegunungan yang terbentang sepanjang Pulau Jawa. Dibagian utara pegunungan Tengger terdapat kaldera Tengger yang sangat indah dan menarik, garis tengahnya mencapai 8-10 kilometer, sedang dindingnya yang terjal tingginya antara 200–700 meter.

Dasar Kaldera Tengger berupa laut pasir seluas 5.290 ha, terdapat Gunung Bromo (2.392 m), Gunung Batok (2.470 m), Gunung Kursi (3.392 m), Gunung Watangan (2.601 m), dan Gunung Widodaren (2.600 m). Gunung Bromo merupakan gunung yang masih aktif yang pada waktu tertentu mengeluarkan asap. Disamping untuk tujuan pariwisata, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berfungsi pula untuk : Penelitian, Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Pendidikan, Konservasi dan Pembinaan Cinta Alam.

Seperti pada umumnya Taman Nasional lainnya di Indonesia, pengelolaan Taman Nasional ini dilaksanakan oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang kantornya berada di Malang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Perlindungan Hutan dan Pelestarian alam, Departemen Kehutanan.

Menurut Schmidt and Ferguson type iklim di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tergolong type C dan D. Sedangkan musim hujan berlangsung pada bulan Oktober sampai Maret. Suhu rata-rata berkisar antara 7-18 derajat celcius. Type vegetasi hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru adalah type Hutan Hujan Pegunungan yang terdiri dari Hutan Tinggi, Hutan Alfin, Hutan Cemara, Padang Rumput dan vegetasi Kaldera. Tumbuhan yang banyak dijumpai adalah Cemara (Casuarina junghuhniana), Akasia (accaccia decurens), Mentigi (Vacinium varingaefolium), Adas (Anethum graveolens), Senduro atau bagi masyarakat Tengger disebut bunga Tanalayu dan juga sering disebut sebagai bunga Edelwise (Anaphalis javanica), dan berbagai jenis anggrek alam di daerah Semeru selatan.

Fauna yang sering dijumpai adalah Rusa (Cervus timorensis), Kijang (Muntiacus muntjak), Budeng (Presbytis cristata), Burung Pita (Pitta guajana), Rangkok (Rhyticeros undulatus), Bido (Spilomis cheela bido), dan Belibis (Anas superciliosa).

Pintu gerbang utama menuju ke Laut Pasir dan Gunung Bromo melalui Cemorolawang. Kawasan ini merupakan daerah wisata yang paling ramai terutama pada hari libur. Beberapa aktivitas dapat dilakukan di daerah ini antara lain : berkemah, menikmati pemandangan alam, berkuda menuju Lautan Pasir atau berjalan kaki. Untuk mencapai puncak Gunung Bromo dapat menaiki tangga yang telah disediakan. Kawah Gunung Bromo merupakan kawah yang menganga lebar dengan kepulan asap yang keluar dari dasar kawah menandakan bahwa gunung tersebut masih aktif.

Pemandangan matahari terbit di Gunung Bromo sangat indah dan menjadi daya tarik tersendiri dan untuk menikmatinya kita dapat berangkat dari Cemorolawang pada jam 04.00 WIB.

Untuk mencapai daerah Cemorolawang digunakan rute: Probolinggo – Tongas / Ketapang – Sukapura – Ngadisari kurang lebih berjarak 42 kilometer dengan menggunakan kendaraan pribadi atau umum sampai Ngadisari. Sedangkan dari Ngadisari – Cemorolawang kurang lebih 3 kilometer dapat berjalan kaki atau memakai kendaraan Jeep.

sumber:probolinggokab.go.id

2:46 AM | Posted in | Read More »

Eksotika Pantai Bentar


Kabupaten Probolinggo termasuk wilayah yang mempunyai image pariwisata menarik di Jawa Timur.
Wisata pegunungan hingga wisata pantai tersedia di kabupaten ini. Jika Anda sedang perjalanan ke arah timur jawa melalui pantai utara, maka Anda akan melintasi sebuah pantai yang terletak 20km di barat Kota Kraksaan. Pantai ini dikenal dengan Pantai Wisata Bentar.

Dari segi nama saja sudah dapat diketahui kalau pantai ini tidak terlalu panjang. Kata bentar atau sebentar mengartikan bahwa pantai ini hanya sebentar terlintas di tepi jalan Surabaya-Paiton. Pantai ini juga berdampingan dengan gunung yang tidak besar, mungkin bisa disebut bukit, dengan nama yang sama yaitu Gunung Bentar.

Lokasi pantai ini berada di Jl. Raya Surabaya-Paiton, Desa Bentar, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Dibutuhkan waktu tidak lama untuk sampai ke obyek wisata ini, sekitar 20 menit dari Kota Kraksaan dan sekitar 15 menit dari Kota Probolinggo. Pengunjung sangat mudah menuju ke pantai ini karena berada di pinggir jalan raya pantura dimana semua angkutan umum dari dan ke Surabaya melewati jalur ini.

Pantai Wisata Bentar memiliki beragam fasilitas seperti hutan bakau di sebelah timur yang didukung dengan jembatan kayu, arena bermain, kolam renang, panggung seni, dan toko souvenir. Terdapat pula sepeda air dan kebun binantang mini yang berisi rusa, kijang, burung, dan ular. Pepohonan rindang yang ditata rapi menghilangkan kesan panas yang dirasakan di pantai dan ditambah dengan adanya joglo-joglo kecil yang tersebar di tengah dan pinggir area. Wisata lain yang menjadikan pantai ini patut dikunjungi adalah kemunculan hiu-hiu tutul pada bulan-bulan tertentu.

Sarana parkir yang luas untuk roda dua dan roda empat sangat menjamin kenyamanan pengunjung dalam memarkir kendaraan. Kios kecil dan beberapa rumah makan juga disediakan di dalam dan luar areal wisata dan berdampingan dengan Pos Polisi yang turut memberikan jaminan keamanan dan ketertiban pengunjung. Butuh souvenir pantai? jangan khawatir, di sebelah barat areal parkir terdapat toko-toko yang menjual aneka cinderamata khas pantai bentar.

Tiket masuk sangat terjangkau, dengan merogoh kocek Rp.3000 untuk anak2 dan Rp. 10.000 untuk dewasa, maka anda sudah bisa menikmati eksotisme pantai bentar. Tiket tersebut tidak termasuk permainan dan fasilitas yang lain.

Rencananya, Pemkab Probolinggo melalui Disbudpar akan menambah fasilitas dengan membangun hotel di sebelah timur pantai ini. Jadi, jika anda berkunjung ke Kabupaten Probolinggo tak akan lengkap jika tidak mengunjungi obyek wisata Pantai Bentar. (fik)

Sumber gambar:iyangbangetdeh.multiply.com

8:40 PM | Posted in | Read More »

Blog Kraksaan

KRAKSAAN-Blogger.com sebagai sarana berbagi dan media informasi sudah menjadi trend di kalangan netter, termasuk para netter dan pecinta blogger di Kota Kraksaan. Walaupun kota kecil ini tidak terlalu ramai, namun karena kecintaan akan kota kelahiran memunculkan blog-blog tentang kraksaan.

Redaksi mencatat lebih dari tiga blog yang mengulas informasi kota ini. Beberapa merupakan blog komersial,perkumpulan pemuda, hobby, dan sekedar share saja. Tidak hanya itu, hampir setiap instansi pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga tingkat atas seperti SMA Kraksaan memiliki web dan blog sendiri.

Nilai positif dari menjamurnya blog-blog Kraksaan sangat besar, diantaranya mengalihkan kebiasan ngenet yang biasanya cuma chating dan buka fb menjadi pengembangan ilmu jurnalistik. Meski kesan sempurna masih jauh, namun tidak sedikit pula artikel yang dibahas sudah mengandung unsur berita dan informasi yang bermanfaat.

Beberapa blog yang berhasil dihimpun redaksi Infokraksaan.com diantaranya aan20kraksaan, Banditz Kraksaan, Agus Prayitno, Peta Kraksaan, dan blog-blog personal lainnya. Ada beberapa web yang sudah migrasi dengan domain sendiri seperti Kraksaan[dot]com, Kraksaan-Online, dan portal sekolah seperti SMA Kraksaan, SMK 2 Kraksaan, dan SMK 1 Kraksaan yang masih baru dilaunching.(fik)

4:12 AM | Posted in | Read More »

Gunung Bromo Akan Ditutup Sementara


LUMAJANG-Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo mendapat perhatian serius Gubernur Jawa Timur. Gubernur menginstruksikan agar wisatawan maupun warga setempat berada di radius 1 km dari kawah Bromo.

Hal tersebut disampiakn Gubernur Jatim, Soekarwo, saat meninjau langsung aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Kamis (11/11/2010).

Pakde Karwo, sapaan akrab gubernur Jatim, menginstruksikan penutupan lokasi wisata Bromo, baik untuk Pemkab Probolinggo maupun Kabupaten Pasuruan. Kedua Pemerintah Daerah ini diperintahkan, agar tidak memperkenankan wisatawan dan warga setempat berada di radius 1 kilometer.

Hal ini, sesuai rekomendasi yang disampaikan Indrasto, Kepala Bidang Geologi Dinas ESDM yang juga hadir dalam kunjungan kerja tersebut. Indrasto menyampaikan, peningkatan kegiatan vulkanik Semeru terekam sampai 8 November lalu, dimana kegempaan yang terjadi semkain tinggi.

"Sampai 8 November, gempa yang terjadi memang semakin meningkat. Makanya, kami dari Geologi ESDM merekomendasikan agar warga dan wisatawan tidak beraktivitas di radius 1 kilometer dari kawah Gunung Bromo," ungkap Indrasto.

Setelah mendengar rekomendasi ini secara langsung dalam pemaparan teknis, Gubernur kemudian menginstruksikan pihak TNBTS sebagai pemangku wilayah Bromo, untuk memerintahkan petugas di kawasan wisata tersebut mensosialisasikan hal ini kepada para wisatawan.

"Prinsipnya, jangan hanya memikirkan untung dengan banyaknya pendapatan yang diperoleh saja. Namun, dampaknya namun keselamatan diabaikan. Jangan sampai keselamatan diabaikan, meski pendapatan naik. Akan tetapi, dampaknya lebih besar," tegas Gubernur Jatim, Soekarwo kepada detiksurabaya.com.

Sumber : detiksurabaya.com

8:57 PM | Posted in | Read More »

Gelora Merdeka Kota Kraksaan


KRAKSAAN - Tidak lengkap rasanya jika sebuah kabupaten tidak memiliki sarana penunjang olahraga yang memadai. Olahraga saat ini sudah menjadi kebutuhan terutama bagi pemuda yang masih memiliki banyak waktu luang. Selain menyehatkan badan, penanaman bibit olahragawan bisa lebih mudah pada saat even perlombaan digelar.

Kota Kraksaan sebagai ibukota kabupaten saat ini sudah cukup lengkap dengan sarana olahraga. Salah satunya adalah stadion Gelora Merdeka. Stadion ini terletak di bagian timur Kota Kraksaan tepatnya di Jl. Raya Panglima Sudirman. Dari pantauan redaksi stadion ini masih belum memenuhi standar sebagai tempat berlaga divisi utama sepakbola Indonesia. Dari segi rumput dan tanah bergelombang masih menjadi kendala untuk tim divisi utama berlaga dan tidak didukung dengan fasilitas lain seperti ruang ganti pemain dan kamar mandi yang sesuai standar Badan Liga Nasional. Balkon yang berdiri di sebelah barat juga masih jauh dari daya tampung jika even besar dihelat di kota ini.

Gelora Merdeka menjadi primadona masyarakat karena saat ini Pemkab Probolinggo telah membangun jogging track, taman, dan kolam di bagian depan. Selain itu dibagian samping dan belakang dijadikan hutan kota yang mendukung perolehan adipura Kota Kraksaan selama tiga kali berturut-turut. Pada bagian sudut timur berdiri kokoh Tugu Mangga yang menjadi simbol kota kecil ini. Redaksi  sempat mendapat informasi dari salah satu surat kabar bahwa pihak dewan masih tidak menuetujui renovasi dan pengembangan stadion ini mengingat masih ada bangunan lain yang harus didahulukan serta kebutuhan masyarakat kurang mampu masih belum teratasi.

Bagaimanapun stadion olahraga ini telah memberi semangat dan dampak positif terhadap dunia olahraga di Kab. Probolinggo meski tempat ini lebih banyak digunakan sebagai arena konser musik daripada lomba itu sendiri. (fik/0911)

10:13 PM | Posted in | Read More »

Alun-alun Kota Kraksaan

KRAKSAAN -Alun-alun sejak jaman kerajaan sudah berfungsi sebagai tempat berkumpul masyarakat. Perkumpulan tersebut biasanya dikarenakan adanya faktor kebutuhan , baik kebutuhan ekonomi, hiburan, sampai politik. Melihat segi historis tersebut dapat disimpulkan sebuah alasan mengapa sebagian besar bangunan pelayanan publik seperti pasar, masjid, kantor, dan sarana hiburan berada di sekitar alun-alun.

Sama halnya dengan alun-alun Kota Kraksaan yang dalam pantauan redaksi saat ini sudah mengalami banyak perubahan yang segnigikan. Sebagai pusat kegiatan masyarakat, alun-alun ini didukung dengan beberapa fasilitas seperti jogging track, tempat duduk, dan lampu penerangan. Pada bagian barat, sudah lama berdiri Masjid Agung Ar-Raudlah sebagai pusat keagamaan yang didukung dengan GIC (Gedung Islamic Center) di sebelah utara alun-alun. Di bagian selatan, terdapat kantor Polsek Kraksaan sebagai pusat pelayanan di bidang keamanan dan rencananya akan berdampingan dengan kantor Pemkab Probolinggo yang baru. Pelayanan kependudukan dipusatkan pada bagian timur alun-alun dimana kantor Kecamatan Kraksaan berdiri. Pada sisi lain juga terdapat Guest House dan Kantor Satpol PP.

Alun-alun Kota Kraksaan ini sudah mengalami perbaikan beberapa kali. Pada tahun 1990, alun-alun ini mulai diberi pagar pembatas dan penimbunan tanah ulang karena tanah sebelumnya mengandung kadar garam yang menghambat tumbuhnya rumput. Setelah pembangunan pagar, secara bertahap rumput baru ditanam per petak untuk menambah kesan hijau. Sekitar tahun 1998, balai atau joglo dipugar dengan mengorbankan tugu Pancasila dan diganti dengan balai utama 


yang lebih besar mengingat pada waktu itu alun-alun ini menjadi even besar tingkat propinsi. Terakhir renovasi dilakukan dengan menambah areal pedestrian di selatan alun-alun serta penambahan penerangan di bagian tengah, utara dan selatan. Memang saat ini alun-alun sudah dipasangi lampu hias tetapi belum pernah menyala.

Tahun kemarin, Bupati Probolinggo sudah meresmikan Sentra Makanan Rakyat (Semarak) Kota Kraksaan untuk meramaikan alun-alun serta mewujudkan Kota Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo. (fik)

2:15 PM | Posted in | Read More »

Superstore Delta Kraksaan


KRAKSAAN - Setelah Diva Swalayan sukses membuka sarana perbelanjaan di Ibukota Kabupaten Probolinggo, saat ini sudah berdiri dan dibuka sebuah pusat belanja yang cukup lengkap. Superstore Delta menjadi swalayan kedua yang membuka gerai dalam rangka meramaikan Kota Kraksaan.

Superstore Delta menyediakan berbagai kebutuhan sandang seperti baju, celana, topi, sandal dan sepatu mulai dari ukuran anak-anak sampai ukuran dewasa. Ruangan yang luasnya cenderung memanjang dan bangunan yang relatif tinggi memberikan keleluasaan dan menghilangkan kejenuhan meskipun pengunjung sedang berjubel. Di superstore ini memang tidak terlalu banyak menjual kebutuhan lainnya seperti swalayan lainnya karena Delta Superstore fokus pada sandang, mini cafe, dan playground. Sebetulnya ada swalayan kecil yang menyediakan kebutuhan sehari-hari namun tidak terlalu familiar di kalangan pengunjung. Gedung berlantai dua ini berlokasi di sebelah timur ex. BCA Kraksaan tepatnya di Jl Raya P. Sudirman Kraksaan.(fik)

11:40 PM | Posted in | Read More »

Shopping di Diva Swalayan Kraksaan


KRAKSAAN -Sejalan dengan perkembangan perekonomian masyarakat di Kota Kraksaan, saat ini sudah berdiri pusat perbelanjaan yang nyaman dan prestisius. Berbelanja di tempat yang nyaman dan sedikit berkelas sudah menjadi kebutuhan masyarakat saat ini. Selain sarana, pelayanan dan harga yang terjangkau juga menjadi pilihan.

Diva Swalayan menjawabnya dengan membuka gerai pada tahun 2008. Pusat belanja ini merupakan yang terbesar di Kab. Probolinggo. Berlokasi di sebelah timur wilayah Kota Kraksaan, sangat memudahkan siapapun untuk menemukannya. Diva Swalayan saat ini menempati bekas gedung bioskop yang tutup karena kalah bersaing dengan VCD yang marak pada 1999 lalu. Diva Swalayan menjual berbagai kebutuhan pokok yang ditempatkan di area swalayan bagian dalam. Anda dapat membeli barang-barang kebutuhan seperti perlengkapan rumah tangga, makanan ringan, peralatan dapur, dan sembako. Pada bagian pintu masuk, pengunjung dapat membeli pulsa pada gerai yang tersedia dan kosmetik pada bagian kiri. Bagi pengunjung yang mau berbelanja pakaian bisa masuk di department store di sebelah kanan pintu masuk.

Selain sebagai pusat belanja, Diva Swalayan juga menyediakan area makanan dan minuman ringan di teras depan berdampingan dengan restoran dan permainan khusus balita. Anda mencari barang elektronik? Jangan khawatir, pada sudut timur di bangunan lain terdapat pusat penjualan elektronik yang berdampingan dengan gamezome. Pembeli juga tidak perlu khawatir dengan sarana parkir, karena luasnya lahan di depan gedung menjamin bisa menampung banyak roda empat, namun untuk kendaraan roda dua masih belum ada atap yang bisa melindungi jika panas terik dan hujan. Diva Swalayan juga didukung dengan pembayaran debit BCA serta mesin ATM di bagian paling depan.

Jadi, jika anda berada di kota kecil ini dan mencari tempat belanja yang nyaman, segera datang ke Diva Swalayan di Jl. P. Sudirman, Kraksaan. Selamat Berbelanja. (fik)

12:41 PM | Posted in | Read More »

Jika Kantor Pemkab Probolinggo Pindah ke Kota Kraksaan


Kota Kraksaan saat ini sudah resmi menjadi Ibukota Kabupaten Probolinggo yang disahkan dengan PP No. 2 Tahun 2010 pada bulan Januari 2010 lalu, namun masih banyak PR yang harus dikerjakan oleh pihak Pemkab Probolinggo. Konsekuensi menjadikan Kota Kraksaan sebagai ibukota kabupaten meliputi peningkatan berbagai bidang mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, pemerintahan, sampai budaya. Masing-masing bidang tersebut diatur oleh dinas-dinas dibawah pengawasan Pemkab Probolinggo. Secara otomatis, semua kantor kedinasan tersebut harus berada di wilayah ibukota kabupaten. Paling utama adalah pemindahan markas besar Pemkab Probolinggo yang saat ini masih berada di Dringu, Kab. Probolinggo.

Lintas departemen dari Kementerian Dalam Negeri RI telah menggarisbawahi bahwa Kantor Pemkab Probolinggo harus berada di wilayah ibukota kabupaten. Sebelumnya, pihak pemkab telah merencanakan pembangunan kantor tersebut menjadi satu komplek dengan kantor DPRD dan Mapolres Probolinggo, namun dirubah sehubungan dengan syarat dari bagian lintas departemen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi dari beberapa media disebutkan bahwa perubahan rencana pembangunan kantor pemkab tidak menjadi masalah sebab tanah di sekitar Mapolres masih sekedar rencana dan belum ada persetujuan atau perundingan dengan pemilik lahan. Selanjutnya sesuai dengan permintaan tim lintas departemen, Pemkab Probolinggo telah merencanakan untuk membangun markas besar tersebut tepat di depan alun-alun Kota Kraksaan yang saat ini menjadi pusat pertokoan dan Puskesmas Kraksaan.

Jika kita melihat dari segi sejarah memang sudah sangat jelas bahwa pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda kantor residen Kraksaan berada di selatan alun-alun. Sungguh pemilihan tempat yang sangat pas waktu itu karena alun-alun merupakan pusat berkumpulnya masyarakat, sehingga memberikan kemudahan bagi orang-orang pemerintahan untuk berinteraksi secara langsung dengan warga. Selain itu, jika melihat segi peninggalan Majapahit dimana penataan wilayah sudah dimulai dengan menempatkan kadipaten di sekitar alun-alun dan menjadi satu komplek dengan pasar, tempat ibadah, dan penjara.

Pemindahan kantor besar ini memang bukan pekerjaan mudah dan membutuhkan waktu serta dana yang tidak sedikit. Dana yang dibutuhkan mulai dari pembongkaran bangunan lama termasuk bangunan sejarah sisa Belanda yang ada di bagian belakang, perataan tanah, dan pembangunan fisik. Waktu pengerjaan bisa jadi memakan waktu setahun jika tidak terkendala oleh alokasi APBD. Pada dasarnya, kantor pemkab inilah yang akan menjadi simbol ibukota kabupaten nantinya karena secara fisik gedung kantor akan menjadi yang terbesar. Untuk luas lahan yang tersedia sudah tidak menjadi masalah dengan solusi pembangunan kantor bertingkat. Pembangunan kantor baru ini nantinya akan memberikan dampak positif di Kota Kraksaan, dimana publik dapat menyampaikan aspirasinya dengan mudah karena berada di wilayahnya sendiri.

Sampai saat ini belum ada gambaran seperti apa bangunan kantor Pemkab Probolinggo yang akan dibangun. Bangunan bertingkat yang mencerminkan ciri khas Kabupaten Probolinggo atau hanya bangunan bertingkat yang mampu menampung seluruh aktivitas pemerintahan? kita tunggu saja hasilnya dari Pemkab Probolinggo dalam mewujudkan Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo. (fik)

9:33 PM | Posted in | Read More »

Penyusunan RDRT Perkotaan Kraksaan


JAKARTA -Pemindahan ibukota kabupaten Probolinggo dari kota Probolinggo ke kecamatan Kraksaan telah dilakukan pada Januari 2010 lalu. Oleh karenanya, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo tengah menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kraksaan. Diharapkan RDTR tersebut dapat sinergis dan mendukung pengembangan Kabupaten Probolinggo terutama di sektor agroindustri. Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo, Tanto Walono dalam pembahasan Kegiatan Penyusunan RDTR dan Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Kraksaan di Jakarta (27/8).


Pada Mei 2010 yang lalu, Bappeda Kabupaten Probolinggo dengan Kementerian Pekerjaan Umum membahas draft akhir Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Probolinggo. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, potensi sektor yang diunggulkan di Kabupaten Probolinggo adalah agroindustri dan agrowisata. “Nantinya, pengembangan perkotaan Kraksaan di bidang perdagangan dan jasa akan difokuskan pada potensi pertanian dan agroindustri yang ada. Tujuannya supaya potensi di Kabupaten Probolinggo benar-benar dapat dikembangkan secara optimal,” imbuh Tanto.

Menanggapi hal tersebut, Kasubdit Lintas Wilayah II Doni J. Widiantono mewakili Direktur Pembinaan Penataan Ruang Daerah Wilayah I Lina Marlia, mengemukakan beberapa masukan untuk penyempurnaan RDTR yang tengah disusun itu. “Competitive advantage (kekhasan daerah yang diunggulkan) serta potensi ekonomi per sektor yang ada di Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat dielaborasi lagi. Muatan RDTR kawasan perkotaan Kraksaan sangat perlu dilihat keterkaitannya dalam skala regional, yaitu dengan RTRW Kabupaten Probolinggo dan RTRW Provinsi Jawa Timur, supaya sinergis dan sejalan.

Sehubungan dengan perencanaan infrastruktur di kawasan perkotaan Kraksaan, narasumber dari Direktorat Jenderal Bina Marga Edi Prasetyo mengemukakan bahwa peraturan zonasi di sekitar jaringan jalan perlu disusun dengan baik supaya fungsi jalan tidak terganggu. Selain itu, perencanaan jaringan jalan dan peraturan zonasi di sekitar jaringan jalan hendaknya mengaku kepada peraturan perundang-undangan yang ada.

Sementara itu, narasumber dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Dewi Andriana mengatakan, kondisi intensitas bangunan di kawasan perkotaan Kraksaan baik eksisting maupun rencana harus diuraikan dengan jelas dalam RDTR. “Selain itu karena ini adalah kawasan perkotaan, ruang terbuka hijau juga harus tegas diatur di dalam RDTR sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tandasnya.

Penyusunan RDTR kawasan perkotaan Kraksaan ini merupakan satu kesatuan rangkaian dari Kegiatan Peningkatan Penataan Wilayah Kabupaten Probolinggo. “Rencana Tata Ruang di Kabupaten Probolinggo rencananya akan dijadikan contoh bagi kabupaten-kabupaten lainnya, sehingga diharapkan dapat segera disempurnakan muatannya,”pungkas Doni. (wrd/ibm)

Sumber : http://penataanruang.pu.go.id/detail_b.asp?id=1264

9:51 PM | Posted in | Read More »

Blog Archive

Seputar Kraksaan

Seputar Probolinggo

Jelajah Kota